Connect With Us

Truk Terbalik dekat Kantor Bupati Tangerang, 20 Luka-luka

Jangkar | Rabu, 22 Januari 2014 | 18:30

Truk yang terbalik di dekat kantor Bupati Tangerang (Jangkar / TangerangNews)



TANGERANG-Truk yang mengangkut pekerja pabrik yang sedang menumpang dari arah Jalan Lingkar Selatan (JLS) Tigaraksa, Rabu (22/1) di dekat kantor Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar terbalik. Akibatnya, 20 orang penumpang truk yang tak bermuatan barang tersebut mengalami luka-luka.

Peristiwa tergulingnya truk berbahan bakar diesel tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Diduga sang sopir lepas kendali, tepat di bundaran Pusat Pemerintahan Kabupaten.

Eny Suhaeni, salah satu saksi mata mengaku kaget saat mobil terbalik tepat di depannya. Sebelum terbalik kata Eny, truk tersebut dikendarai dengan laju kecepatan yang tinggi.

"Tergulingnya berjarak kira-kira tiga meter dari mobil saya dengan arah yang berlawanan," ujar Eny.

Eny mengaku,  dirinya mengambil inisiatif untuk membantu korbannya. "Mereka mengaku dari buruh dari Pabrik Aghaton, Tigaraksa," katanya.

Setelah diperiksa, seluruh penumpang truk tersebut yang berjumlah 20 orang terluka.
"Semuanya pada luka-luka, rata-rata di bagian kepala dan saat ini sudah di bawa ke Puskesmas terdekat," tandasnya.

Sementara sang sopir truk mengaku dirinya lepas kendali sehingga langsung memutar stir dengan sedalam-dalamnya.

"Saya lepas kendali, langsung memutar  stir dengan patah dan lepas," aku sang sopir yang enggan disebutkan namanya.


 
WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill