Connect With Us

Bongkar 81 Makam di Pagedangan, Tiga Orang Digelandang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 2 Februari 2014 | 19:38

| Dibaca : 1897

Pemakaman yang dibongkar tiga pelaku. (Jangkar / TangerangNews)



TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 81 makan dibongkar  di TPU Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.  Tiga orang pelakunya diamankan warga, karena ketika sedang membongkarnya sejumlah warga telah mencurigainya.

Safrudin, warga Desa Cihuni mengungkapkan, tiga pelaku berhasil ditangkap warga dan mengamankan ke Polsek Pagedangan. "Tiga pelaku tersebut berinisial I, D dan A," ungkap Safrudin, Minggu (2/2/2014).

Menurut Safrudin, pelaku tersebut diduga suruhan dari pihak pengembang perumahan elite di wilayah Gading Serpong. Sebab, sebelumnya pihak pengembang rumah elite tersebut pernah mencoba melakukan perundingan dengan warga.



"Tapi, warga menolak atas pemindahan makam yang luasnya mencapai 700 meter tersebut untuk diruislagh," katanya.

Informasi yang berhasil dihimpun, 81 mayat sudah dibongkar dan dipindahkan pelaku ke pemakaman lainnya,  tanpa sepengetahuan warga Desa Cihuni. Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Pagedangan. Kepala Polsek Pagedangan AKP  Murodih membenarkan atas kejadian yang merugikan warga tersebut. "Tersangka berhasil digelandang warga dan kini kami amankan dan kemudian akan diproses seacara hukum," singkatnya.

Baca Juga :
Kronologis Terbongkarnya Pemidahan 81 Mayat di Pagedangan (RAZ)

BISNIS
Es Teler 77 hadirkan Frozen Food, Ready To Eat, Ready To Cook & Catering

Es Teler 77 hadirkan Frozen Food, Ready To Eat, Ready To Cook & Catering

Kamis, 16 April 2020 | 12:55

TANGERANGNEWS.com–Di tengah pandemi COVID-19, Es Teler 77 hadir dengan solusi makanan Frozen Food, Ready To Eat, Ready To Cook dan Catering

TEKNO
Menristek Sebut Jambu Biji Tingkatkan Imunitas Hadapi COVID-19

Menristek Sebut Jambu Biji Tingkatkan Imunitas Hadapi COVID-19

Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:40

TANGERANGNEWS.com-Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Prof Bambang PS Brodjonegoro, melalui

"Belajar dari hari kemarin, hiduplah untuk hari ini, berharaplah untuk hari esok "

Albert Einstein