Lebih dari Separuh ASN Pemkot Tangerang Perempuan, Isi Beragam Jabatan Strategis
Selasa, 21 April 2026 | 16:03
Peringatan Hari Kartini tahun 2026 menjadi momentum spesial bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Petugas Polsek Pagedangan Kabupaten Tangerang menyatakan empat orang yang terduga sebagai pelaku penyerangan terhadap tiga Satpam BSD City di dekat Kampus Universitas Swiss German (SGU) dilepas kembali.
Menurut Kapolsek Pagedangan AKP Murodi , hal itu lantaran ada yang menjamin. Selain itu juga dirinya menilai Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan ancaman hukumannya dibawah lima tahun penjara.
“Selain ada yang menjamin, juga karena pelaku tidak ada hubungannya dengan peristiwa pembacokan Satpam,” terangnya.
Dijelaskannya, peristiwa pembacokan terjadi pada Senin (24/2) malam. Sedangkan pemuda yang membawa senjata tajam itu terjadi keesokan harinya.
“Jadi mereka kita amankan karena kami mengkhawatirkan mereka ikut serta, karena ada senjata tajam dari pemuda ini. Tetapi proses tetap kita lanjutkan, kalau penahanan kan selama ada penjamin itu hak mereka. Ini bisa dijamin karena ancaman maksimalnya dibawah lima tahun penjara,” terangnya.
Seperti diketahui sebelumnya, tiga petugas keamanan atau Satpam perumahan elite BSD City, Serpong, Kota Tangsel harus dilarikan ke Rumah Sakit setelah mendapat informasi adanya perampasan telepon selular (ponsel) seorang warga.
Murodi mengatakan, rupanya informasi warga yang datang menemui Satpam dengan mengadukan hal tidak benar.
“Mereka sengaja memancing agar satpam ini ke lokasi, rupanya yang lapor itu salah satu dari komplotan pelaku,” terang Kapolsek. (RAZ)
Peringatan Hari Kartini tahun 2026 menjadi momentum spesial bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.
TODAY TAGKekalahan kembali dialami Persita Tangerang saat bertandang ke markas Persik Kediri dalam lanjutan pekan ke-28 Super League 2025/2026, Minggu, 19 April 2026, sore WIB.
Perjuangan Kartini terus berlanjut hingga era masa kini dengan bermunculan penerus semangat Kartini di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satunya Rina Rahmayanti, pendiri Rinara Batik dari Cilegon, Banten.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews