Connect With Us

Polsek Pagedangan Lepas Terduga Pembacok Satpam BSD

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 2 Maret 2014 | 12:19

Balap Liar di Tangerang (Dens Bagoes Irawan / TangerangNewsd)


TANGERANGNEWS.com-Petugas Polsek Pagedangan Kabupaten Tangerang menyatakan empat orang yang terduga sebagai pelaku penyerangan terhadap tiga Satpam BSD City di dekat Kampus Universitas Swiss German (SGU) dilepas kembali.  

Menurut Kapolsek Pagedangan AKP Murodi , hal itu lantaran ada yang menjamin. Selain itu juga dirinya menilai Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan ancaman hukumannya dibawah lima tahun penjara.

“Selain ada yang menjamin, juga karena pelaku tidak ada hubungannya dengan peristiwa pembacokan Satpam,” terangnya.

Dijelaskannya, peristiwa pembacokan terjadi pada Senin (24/2) malam.  Sedangkan pemuda yang membawa senjata tajam itu terjadi keesokan harinya.

“Jadi mereka kita amankan karena kami mengkhawatirkan mereka ikut serta, karena ada senjata tajam dari pemuda ini. Tetapi proses tetap kita lanjutkan, kalau penahanan kan selama ada penjamin itu hak mereka. Ini bisa dijamin karena ancaman maksimalnya dibawah lima tahun penjara,” terangnya.

Seperti diketahui sebelumnya, tiga petugas keamanan atau Satpam perumahan elite BSD City, Serpong, Kota Tangsel  harus dilarikan ke Rumah Sakit setelah mendapat informasi adanya perampasan telepon selular (ponsel) seorang warga.

Murodi mengatakan, rupanya informasi warga yang datang menemui Satpam dengan mengadukan hal tidak benar.  

“Mereka sengaja memancing agar satpam ini ke lokasi, rupanya yang lapor itu salah satu dari komplotan pelaku,” terang Kapolsek. (RAZ)

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill