Connect With Us

Ironis, Bayi Diceburkan ke Sumur

| Rabu, 11 Februari 2009 | 21:17

TANGERANGNEWS- Susilowati, warga RT 01/01 Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang tega membuang darah dagingnya ke dalam sumur yang tak jauh dari rumahnya pada Kamis (4/2) lalu. Menurut suami Susilawati yang bernama Syarifudin dirinya menanyakan apakah dirinya telah melarihkan atau belum. Sebab, badan istrinya terlihat sudah kempes.

Namun, pertanyaan Syafrifudin dijawab dengan nada tinggi. Dirinya pun akhirnya mencari tahu dari tentangga seraya mencari tahu keberadaan anaknya itu.

"Pada hari pertama pencarian saya, tidak menemukannya, tetapi pada hari kedua pencarian, saya melihat bayi laki-laki mengambang di dalam sumur. Saya pun segera meminta pertolongan oleh warga setempat. Lalu warga melaporkan kejadian ini kepada polisi,"ungkapnya Rabu (11/02). (kon)

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill