Connect With Us

Ironis, Bayi Diceburkan ke Sumur

| Rabu, 11 Februari 2009 | 21:17

TANGERANGNEWS- Susilowati, warga RT 01/01 Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang tega membuang darah dagingnya ke dalam sumur yang tak jauh dari rumahnya pada Kamis (4/2) lalu. Menurut suami Susilawati yang bernama Syarifudin dirinya menanyakan apakah dirinya telah melarihkan atau belum. Sebab, badan istrinya terlihat sudah kempes.

Namun, pertanyaan Syafrifudin dijawab dengan nada tinggi. Dirinya pun akhirnya mencari tahu dari tentangga seraya mencari tahu keberadaan anaknya itu.

"Pada hari pertama pencarian saya, tidak menemukannya, tetapi pada hari kedua pencarian, saya melihat bayi laki-laki mengambang di dalam sumur. Saya pun segera meminta pertolongan oleh warga setempat. Lalu warga melaporkan kejadian ini kepada polisi,"ungkapnya Rabu (11/02). (kon)

NASIONAL
2.000 Pegawai Kementerian PU Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp12 Miliar

2.000 Pegawai Kementerian PU Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp12 Miliar

Kamis, 17 September 2026 | 10:05

Sekitar 2.000 pegawai Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terindikasi terlibat aktivitas judi online (judol) berdasarkan hasil penelusuran terhadap transaksi sepanjang 2024 hingga 2025.

KAB. TANGERANG
Pasutri Penyiram Warga Hendak Salat di Pasar Kemis Digeruduk Massa

Pasutri Penyiram Warga Hendak Salat di Pasar Kemis Digeruduk Massa

Jumat, 18 September 2026 | 12:57

Pasangan suami istri (pasutri), berinisial A dan Y yang sempat viral akibat menyiramkan air saat warga hendak salat kembali digeruduk warga RT06/07, Kelurahan Kuta Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill