Connect With Us

Mandi Bersama, 2 siswi SD Tenggelam di Sepatan

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 11 Agustus 2014 | 21:31

Ilustrasi tenggelam. (tangerangnews / merdeka)

TANGERANGNEWS.com-Dua siswi SD tenggelam di Sungai Cisadane saat mandi bersama dengan temannya, Senin (11/8) sore sekitar pukul 14.45 WIB.

Kedua korban tersebut adalah Irna,13 dan Siti Juriah,13,  tenggelam dan terbawa arus deras Sungai Cisadane.
Sementara tiga pelajar lain yang ikut mandi bersama korban berhasil menyelamatkan diri naik ke darat, lalu melaporkan kepada warga sekitar.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irfing Jaya mengatakan, kedua korban awalnya sedang mandi di sungai tersebut  bersama tiga teman pelajar lainnya.  Mereka mandi tepat di belakang kantor Desa Kelor RT02/01 Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Pada saat mandi, kedua korban terseret arus kali dan tenggelam. Upaya pencarian dilakukan warga bersama petugas Tim SAR pun dilakukan hingga pukul 18.00 WIB tadi. Namun korban belum juga ditemukan.

"Karena hujan deres pencarian dihentikan sementara,"jelas Kapolres.
Petugas mengamankan sepatu dan tas korban dipinggir kali sebagai barang bukti. "Kedua siswi korban tenggelam tercatat pelajar kelas 6 SDN Sepatan Timur,” jelas Irfing.
 
 
NASIONAL
YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Ramadan di 13 Lokasi se-Indonesia

YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Ramadan di 13 Lokasi se-Indonesia

Jumat, 27 Februari 2026 | 21:02

YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Ramadan di 13 Lokasi se-Indonesia

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill