Connect With Us

Zaki: Stadion Baru Persita Tangerang Diresmikan 2015

Rusli | Sabtu, 6 Desember 2014 | 00:00

Ahmed Zaki Iskandar dalam acara Banten Great Sale 2014 (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG-Stadion baru yang bakal menjadi markas klub Persita Tangerang di Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, kiranya bakal diresmikan pada tahun 2015. #Persita Tangerang


Demikian dikatakan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, Sabtu (6/12/2014). "Tahun depan (2015) bisa diresmikan," ujarnya.

Terkait maraknya keinginan dari pecinta Persita Tangerang untuk mengaktifkan kembali Stadion Benteng yang menjadi kebanggan klub berjuluk Pendekar Cisadane dan berlokasi di Kota Tangerang, Zaki meminta agar bersabar.

"Tunggu saja stadion baru. Karena Stadion Benteng itu sudah tidak layak pakai. Struktur bangunannya sudah usang," kata Zaki.


Diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang membangun stadion baru di Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, sebagai pengganti Stadion Benteng di Jalan TMP Taruna, Pemkot Tangerang.

Stadion baru yang digadang-gadang bakal menjadi yang termegah di Tangerang itu kiranya dibangun dengan biaya mencapai Rp90 miliar.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

BISNIS
Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:35

Jaringan ritel material konstruksi di bawah naungan PT Mitra Baja Cemerlang (MBC), Mitra Besi Baja (MBB) resmi membuka cabang keduanya di Serpong, Kota Tangerang Selatan.

BANTEN
Ketua Dewan Pers Tegaskan Peran Wartawan Sebaga Filter Lawan Manipulasi AI

Ketua Dewan Pers Tegaskan Peran Wartawan Sebaga Filter Lawan Manipulasi AI

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:44

Kehadiran Artificial Intelligence (AI) dalam ekosistem informasi ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi menawarkan efisiensi, namun di sisi lain mengancam kebenaran publik melalui disinformasi dan manipulasi fakta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill