Connect With Us

MTQ Ditunda, Camat Tangerang Diminta Fokus Urusi Banjir

Denny Bagus Irawan | Rabu, 11 Februari 2015 | 16:56

Ahmed Zaki Iskandar saat mengunjungi korban banjir di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG-Pelaksanaan MTQ Ke-45 tingkat Kabupaten Tangerang yang seyogyanya dilaksanakan esok Kamis (12-16/02) akhirnya di ditunda mengingat kondisi dibeberapa wilayah Kecamatan yang terkena dampak Banjir.

Hal itu dikatakan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar setelah meninjau banjir di Desa Patrasana, lanjut ke Kecamatan Sukdiri dimana lokasi digelarnya MTQ Ke-45. 
 
" Saya melihat kondisi di lapangan, lebih baik MTQ Ke- 45 tingkat Kabupaten Tangerang kita tunda, kita laksanakan 23 Februari 2015," ujar Bupati setelah meninjau lokasi MTQ diKecamatan Sukadiri, Rabu (11/02).


Bupati menghimbau Kepada Para Camat Se- Kabupaten Tangerang agar lebih Fokus penanganan Banjir di wilayahnya masing-masing.
 
”Konsentrasi para camat akan terbelah dan tidak fokus dalam penanganan banjir di wilayah kecamatan masing-masing.Saya menghimbau kepada para camat agar lebih fokus dalam penanganan banjir di wilayah masing-masing, sementara MTQ kita tunda," ujar Bupati.

Saat ini Banjir telah menyebar di 19 Kecamatan di Kabupaten Tangerang, Kecamatan Sukadiri, Kronjo, Pasar Kemis, Tigaraksa, Pakuhaji, Jambe, Gunung Kaler, Kemeri, Rajeg, Kosambi, Mauk, TelukNaga, Mauk dan Sukamulya.
 

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill