Connect With Us

Mayat Pria Berpakaian Satpam ditemukan di Cisauk

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 14 Maret 2015 | 13:05

Mayat di Cisauk, Kabupaten Tangerang. (Jangkar / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat pria mengenakan pakaian Satpam ditemukan di Cisauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (13/3). Hal itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Cisauk, IPDA AA Harahap ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (14/3).

Menurut dia, mayat tanpa identitas dengan berpakaian seperti seorang petugas keamanan itu ditemukan  tepatnya di Kampung Kedokan, Desa Cibogoh, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang.

 

Peristiwa penemuan tersebut dilaporkan oleh warga RT 09/02 Desa Cibogoh Kecamatan Cisauk, setelah seorang pemancing di sekitar lokasi menemukannya.

“Sama sekali tidak ada identitas dari tubuhnya. Hanya cirri-cirinya dia mengenakan pakaian kaos bertuliskan Cordova, usia kami kira 40 tahun, tinggi 165,” ungkapnya.

 Belum diketahui penyebab kematian mayat tersebut, karena petugas masih menunggu hasil autopsi di RSUD Tangerang. (RAZ)

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

KOTA TANGERANG
2 Wanita Jaringan Pengedar Etomidate Diringkus di Apartemen Jakarta dan Klaster Tangerang, 82 Cartridge Disita

2 Wanita Jaringan Pengedar Etomidate Diringkus di Apartemen Jakarta dan Klaster Tangerang, 82 Cartridge Disita

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:19

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya kembali membongkar praktik peredaran gelap narkotika jenis baru. Kali ini, petugas berhasil mengamankan 82 pcs cartridge vape berisi Etomidate dari dua lokasi berbeda di Jakarta Barat dan Kota Tangerang.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill