Connect With Us

Ponsel Tak Diangkat, Keluarga Tak Yakin Pembunuh Deudeuh Prio

Denny Bagus Irawan | Rabu, 15 April 2015 | 17:25

Suhdi dan anaknya Abror saat menghubungi ponsel Prio. (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANG-Keluarga dari saudara ayah Muhammad Prio Santoso, Susiadi  yakni Suhdi tak percaya Prio adalah seorang pria yang menjadi pembunuh Deudeuh Alfi Sahrin, seorang wanita yang menjual kemolekan tubuhnya melalui media sosial.

Sebab, kata Suhdi, dirinya saat wartawan mendatangi kediamannya yang berlokasi di Jalan Suka Bakti, RT 02/05, No.41,  Kelurahan Suka Banti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang menghubungi ponsel Prio. Tetapi Prio tak mengangkat panggilan Suhdi. “Teleponnya tak diangkat, saya yakin bukan dia pelakunya,” terangnya.

 

Meski tidak percaya, Suhdi terlihat gusar. Wajahnya pucat saat wartawan menginformasikan bahwa alamat yang didapati narasumber, bahwa pelaku pembunuh Deudeuh beralamat di kediamannya.

“Apalagi namanya salah. Bukan Rio Santoso tapi Prio Santoso, tepatnya Muhammad Prio Santoso,” tuturnya.

Suhdi pun telihat memalingkan wajahnya menengadah ke atas seraya bersandar dibangku. Kemudian Suhdi sempat masuk ke dalam rumahnya untuk menenangkan diri. Sebab, menurut Suhdi dirinya mengikuti berita pembunuhan Deudeuh.       

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

NASIONAL
Ada Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen dari PLN, Cek Syaratnya

Ada Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen dari PLN, Cek Syaratnya

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:45

PT PLN (Persero) memberikan diskon biaya penyambungan tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui program “Energi Berdikari” dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81. Promo tersebut berlaku mulai 22 Oktober hingga 4 November 2026.

KOTA TANGERANG
Kejari Tangerang Tuntut Mati Dua Terdakwa Kasus Sabu 26 Kilogram

Kejari Tangerang Tuntut Mati Dua Terdakwa Kasus Sabu 26 Kilogram

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:45

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang menuntut pidana mati terhadap dua terdakwa kasus narkotika, Dian Laratana Harahap bin Ahmad Tohir Harahap dan M. Salim bin H. Saumin (Alm.).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill