Connect With Us

Ponsel Tak Diangkat, Keluarga Tak Yakin Pembunuh Deudeuh Prio

Denny Bagus Irawan | Rabu, 15 April 2015 | 17:25

Suhdi dan anaknya Abror saat menghubungi ponsel Prio. (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANG-Keluarga dari saudara ayah Muhammad Prio Santoso, Susiadi  yakni Suhdi tak percaya Prio adalah seorang pria yang menjadi pembunuh Deudeuh Alfi Sahrin, seorang wanita yang menjual kemolekan tubuhnya melalui media sosial.

Sebab, kata Suhdi, dirinya saat wartawan mendatangi kediamannya yang berlokasi di Jalan Suka Bakti, RT 02/05, No.41,  Kelurahan Suka Banti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang menghubungi ponsel Prio. Tetapi Prio tak mengangkat panggilan Suhdi. “Teleponnya tak diangkat, saya yakin bukan dia pelakunya,” terangnya.

 

Meski tidak percaya, Suhdi terlihat gusar. Wajahnya pucat saat wartawan menginformasikan bahwa alamat yang didapati narasumber, bahwa pelaku pembunuh Deudeuh beralamat di kediamannya.

“Apalagi namanya salah. Bukan Rio Santoso tapi Prio Santoso, tepatnya Muhammad Prio Santoso,” tuturnya.

Suhdi pun telihat memalingkan wajahnya menengadah ke atas seraya bersandar dibangku. Kemudian Suhdi sempat masuk ke dalam rumahnya untuk menenangkan diri. Sebab, menurut Suhdi dirinya mengikuti berita pembunuhan Deudeuh.       

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill