KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANG-Darah muda yang mengalir di dalam tubuh pemuda ini membuat dirinya harus mendapati masalah dengan petugas Satpol PP Kabupaten Tangerang. Sebab, ketika dia, sedang ‘merenggut bulan’ dia tak menyadarinya sedri tadi sedang ‘diintip’ oleh kamera CCTV yang ada di depan gedung DPRD Kabupaten Tangerang.
Kejadian itu terjadi di sekitar Taman Aspirasi, kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang. Dia diamankan petugas Satpol PP setempat pada Sabtu (14/11) tengah malam.
Adapun diketahui belakangan pasangan tersebut berinisial Din,23, dan Ik,19. “Keduanya awalnya mengelak, bilang hanya duduk-duduk saja, padahal anggota melihat perbuatan asusila pasangan itu melalui CCTV. Kemudian baru dilakukan penggerebekan,” ungkap Kasi Ketertiban, Satpol PP Kabupaten Tangerang Syahdan, kepada wartawan Senin (16/11).
Meski ketika digerebek, kata Syahdan, kondisi keduanya sudah berpakaian lengkap. Namun saat Satpol PP menunjukan rekaman CCTV-nya, keduanya pun baru mengakui. Keduanya pun akhirnya digelandang ke kantor Satpol PP Kabupaten Tangerang guna di data dan diperiksa secara intensif. “Keduanya sudah di BAP. Dan kami akan terus melakukan pemantauan di taman aspirasi tersebut,” katanya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPresiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews