Pertamina Usul Beli Gas LPG 3 Kg Dibatasi 10 Tabung per Bulan
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:35
PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
TANGERANG-Akibat pendapatan yang terus menurun drastic, ratusan nelayan yang tergabung dalam Serikat Nelayan Indonesia mengelar aksi unjuk rasa di Pesisir Pantai Kapuk dan Dadap. Tangerang, Banten. Mereka menuntut reklamasi pantai dihentikan karena sejak ada reklamasi di Pantai Kapuk dan Dadap Tangerang penghasilan para nelayan dan petani kerang hijau menurun drastis.
Ratusan nelayan dari serikat nelayan Indonesia mengelar aksi unjuk rasa dikawasan reklamasi pantai Tangerang Internasional City, Dadap Tangerang.
Sebelumnya, para nelayan serta petani kerang hijau melakukan konvoi mengunakan berbagai perahu serta membawa atribut poster dan spanduk di sekitar area reklamasi. Sebab sejak ada pengurukan pantai atau reklamasi, penghasilan para nelayan serta petani kerang hijau menurun drastis.
“Reklamasi tak disiapkan dengan benar, lahan dan penghidupan kami menjadi semakin sulit,” ujar coordinator aksi Kadinal, Senin (23/11).
Sementara Ade Sukandar nelayan lainnya mengatakan, dirinya sudah sudah tiga tahun mengalami kerugian dalam menangkap ikan karena reklamasi pantai Dadap.
“Tuntutan para nelayan adalah reklamasi segera di hentikan , karena kami punya keluarga yang harus di kasih nafkah ,” katanya.
PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
TODAY TAGPersita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Upaya mediasi yang dilakukan Polres Tangerang Selatan (Tangsel) dalam kasus dugaan ucapan tidak menyenangkan oleh seorang guru SD berakhir gagal.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews