Connect With Us

Nelayan Dadap Tolak Reklamasi Pantai Tangerang

Rusdy | Senin, 23 November 2015 | 17:35

| Dibaca : 2250

Nelayan Dadap Tolak Reklamasi Pantai Tangerang (Rusdy / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Akibat pendapatan yang terus menurun drastic, ratusan nelayan yang tergabung dalam Serikat Nelayan Indonesia  mengelar aksi unjuk rasa di Pesisir Pantai Kapuk dan Dadap. Tangerang, Banten. Mereka menuntut reklamasi pantai dihentikan  karena sejak ada reklamasi di Pantai Kapuk dan Dadap  Tangerang  penghasilan para  nelayan dan petani kerang hijau menurun drastis.

 

Ratusan nelayan dari serikat nelayan Indonesia  mengelar aksi unjuk rasa dikawasan reklamasi pantai Tangerang Internasional City, Dadap Tangerang.  

 

Sebelumnya, para nelayan serta petani kerang hijau melakukan konvoi mengunakan berbagai perahu serta membawa atribut poster dan spanduk di sekitar area reklamasi. Sebab sejak ada pengurukan pantai atau reklamasi, penghasilan para nelayan serta petani kerang hijau menurun drastis.

 

“Reklamasi tak disiapkan dengan benar, lahan dan penghidupan kami menjadi semakin sulit,” ujar coordinator aksi Kadinal, Senin (23/11).

 

Sementara Ade Sukandar nelayan lainnya mengatakan, dirinya sudah sudah tiga tahun mengalami kerugian dalam menangkap ikan karena reklamasi pantai Dadap.

 

“Tuntutan para nelayan adalah reklamasi segera di hentikan , karena kami punya keluarga yang harus di kasih nafkah ,” katanya.

 

KAB. TANGERANG
Kisah Tamu Fame Hotel yang direkam saat sedang bugil

Kisah Tamu Fame Hotel yang direkam saat sedang bugil

Kamis, 30 Maret 2017 | 08:00

TANGERANGNEWS.com-Kisah pengunjung Fame Hotel di Gading Serpong yang direkam saat sedang bugil di sebuah bilik toilet hingga kini belum ada titik terang. Korban mengaku sudah pasrah, karena dia diminta diam dan mengikuti semua keinginan tempat dirinya be

OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

BANDARA
Butuh Uang, Mojang Bandung ini Jadi Kurir Sabu

Butuh Uang, Mojang Bandung ini Jadi Kurir Sabu

Rabu, 29 Maret 2017 | 15:00

TANGERANGNEWS.com- Seorang remaja wanita berinisial, FB, 26, nekat bergabung dalam jaringan narkotika dan menjadi kurir sabu. Dia ditugaskan membawa 5,9 Kg sabu dari Jakarta ke Banjarmasin lewat Bandara Soekarno Hatta bersama enam tersangka lain.

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

"Ketika satu pintu tertutup, pintu-pintu lainnya terbuka, tetapi kita sering terlalu lama menatap dan menyesali pintu yang tertutup itu, sehingga kita tidak melihat pintu yang terbuka untuk kita."

Alexander Graham Bell