Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANG-Petugas Polresta Tangerang berhasil mengungkap peristiwa perampokan disertai pembunuhan yang terjadi kepada seorang warga di Perumahan Telaga Bestari, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Jumat (27/11/2015). Korban diketahui bernama Marwan,40, warga Perumahan Telaga Bestari Blok A9 No. 21 RT 07/0, Desa Wanakerta ketika itu ditemukan dengan tangan terikat, mulut disumpal dengan kain dan sudah dalam keadaan tewas.
“Benar, hari ini kami dalam waktu singkat berhasil mengungkap dan menangkap pelakunya. Pelakunya adalah anak kandungnya sendiri,” ujar Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema melalui Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKBP Arman.
Dari hasil penyelidikan olah tempat kejadian perkara, pihak kepolisian menemukan sejumlah kejanggalan dalam perampokan tersebut. Karenanya, pelaku dengan cepat dapat ditangkap. Dalam peristiwa ini diketahui korban memiliki dua keluarga. Keluarga kedua menempati rumah di Telaga Bestari.
“Pelaku adalah anak dari istri tua korban, pelaku bernama Abdul Rohim , 23 tahun yang dibantu temannya Rusdeni 20 tahun. Sebelum melakukan aksinya, pelaku sempat menginap, dan merawat korban,” tambah Arman.
Anaknya tersebut, lanjut Arman, sudah lama tidak bertemu dengan ayah kandungnya. Bahkan Abdul Rohim mengaku telah mencari-cari ayah kandungnya tersebut selama kurun waktu sekitar 10 tahun.
“Jadi sudah 10 tahun enggak ketemu, pas tahu alamatnya tersangka mendatangi korban. Setelah merawat selama dua minggu di rumah korban, rupanya dia kepengen juga dapat warisan lah, nah motor Vixion tersebut yang diincar pelaku. Tapi bapaknya ini enggak mau kasih, karena tak dikasih pelaku nekat melakukan aksinya,” kata Arman.
Dari hasil penyelidikan, petugas Polresta Tangerang dan Polsek Pasar Kemis Kabupaten Tangerang mendapati alamat tersangka di daerah Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. “Pelaku berhasil kami ringkus di sana,” jelasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Rumah Sakit (RS) Melati Tangerang meraih penghargaan Juara 1 Produktivitas Kategori Perusahaan Menengah Tingkat Kota Tangerang.
Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia turut terasa di kawasan Paramount Gading Serpong. Berbagai dekorasi bernuansa merah-putih menghiasi sejumlah area hunian, komersial, dan fasilitas publik
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews