Connect With Us

Pemuda di Sepatan Tewas Ditikam Teman

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 15 Desember 2015 | 18:18

Rekonstruksi Pembunuhan Nurdiansyah (Bastian / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com - Seorang pemuda, Mahimpun, 20, warga kampong Utan Jati, RT 3/4, Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, tewas ditikam temannya sendiri, Dodi Wazikun, 20.

 

Berdasarkan Informasi, peristiwa itu terjadi pada Selasa (15/12), sekitar pukul 01.30 WIB. Korban di dapati telah terletak di pinggir jalan telah berlumuran darah dengan luka cukup serius di depan pintu masuk  Perum Palem 1 Lebak Wangi, perbatasan dengan Kampung Damprit, Desa Kedaung Barat, Kabupaten Tangerang.

 

Warga yang menemukannya langsung menghubungi Polsek Sepatan. Petugas yang tiba pada pukul 02.30 WIB, langsung membawa korban ke rumah sakit. Namun,  pada pukul 05.00 WIB, korban dinyatakan  meninggal dunia di rumah sakit RSUD Kabupaten Tangerang.

 

Kapolsek Sepatan Kompol Hidayat Iwan Warga membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengaku keterangan warga yang melihat kejadian tersebut, korban dianiaya oleh Dodi. Kemudian pelaku melarikan diri.

“Korban diduga dianiaya dengan senjata tajam karena terdapat luka tikaman pada tubuh korban,” katanya.

 

Menurut Hidayat, korban dan pelaku merupakan teman yang sering bersama. Pihaknya sendiri belum mengetahui motif pelaku menganiaya korban hingga tewas. Sedangkan pelaku masih dalam pengejaran.

 

“Kita belum tahu apa motifnya, masih kita dalami. Pelaku sudah kita ketahui identitasnya, masih dalam pengejaran,” katanya

WISATA
Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15

Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill