Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota
Minggu, 25 Januari 2026 | 21:25
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TANGERANG- Peristiwa kebakaran terjadi pada Senin (4/1/2015) malam pukul 23.40 WIB di sebuah toko mini market Indomaret di Jalan Raya Serang KM 24 pertigaan PT Adis Kampung Tegal Murni Kelurahan Balaraja, Kabupaten Tangerang. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun jumlah kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran tersebut berasal dari arus pendek atau korsleting listrik yang terjadi pada salah satu mesin pengambilan uang ATM Bank BNI yang berada di dalam Indomaret, tak lama kemudian api menjalar ke permukaan dan plapon toko hingga bagian depan toko, hingga membesar. Setengah jam kemudian api baru bisa dipadamkan setelah datang satu unit mobil pemadam kebakaran.
Samsidi warga Balaraja mengatakan, api berasal dari mesin ATM Mandiri, meski pegawai Indomaret sudah berupaya memadamkan api dengan perlengkapan seadanya. Namun, kobaran api kian membesar. " Karena banyak barang yang mudah terbakar, api kian membesar, beruntung satu unit mobil datang damkar, namun warga di sini sempat panik,"ujarnya.
Kanitreskrim Polsek Balaraja IPTU Mulyadi yang tiba dilokasi mengaku akan menyelidiki kasus kebakaran mesin ATM Bank BNI ini, " Sementara saya belum bisa menyimpulkan, sedang dalam tahap penyelidikan, petugas kami siagakan untuk mengamankan uang yang tersimpan di mesin ATM BNI,"ujarnya.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TODAY TAGBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan Bibit Siklon Tropis 91S yang terpantau sejak 21 Januari 2026 telah berkembang menjadi Siklon Tropis Luana.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews