Connect With Us

15 Warganya Tewas, Bupati Tangerang Pelototi RS Balaraja

Denny Bagus Irawan | Selasa, 9 Februari 2016 | 23:51

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat melihat langsung korban DBD. (Dira Derby / Tangerangnewscom)

TANGERANG-Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Tangerang telah berstatus kejadian luar biasa (KLB).  Bahkan Dinkes mencatat sejak Januari hingga Februari hingga saat ini, total sebanyak 15 orang tewas.

Hal itu pun membuat Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar ‘meloloti’ RS Balaraja sejak siang hingga malam tadi, Selasa (9/2). Baca Juga : KLB DBD Tangerang

Dia mengatakan, dari 16 kecamatan yang terdapat kasus DBD, 5 kecamatan penyumbang terbesar angka DBD di Kabupaten Tangerang, yakni Cikupa, Panongan,  Pasar Kemis,  Sindang Jaya dan Balaraja.

“Saat ini banyak sekali masyarakat yang meminta dilakukan fogging, padahal fogging bukan solusi baik justru foging juga tidak baik kalau dilakukan terus menerus. Bisa keracunan, saya minta jangan panik dalam menghadapi KLB DBD ini,” ujar Zaki. 

Baca Juga : KLB DBD Tangerang

Solusi yang tepat adalah, lanjut Zaki,  seluruh masyarakat harus menyadari  bahwa genangan di sekitar rumah mereka harus dibersihkan agar menjadi bersih dari jentik nyamuk. “Hidup bersih solusinya,” katanya.

 

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

BANTEN
Pencak Silat Didorong Jadi Ekskul dan Mulok Sekolah di Banten

Pencak Silat Didorong Jadi Ekskul dan Mulok Sekolah di Banten

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:26

Pemerintah Provinsi (Pemptov) Banten mendorong agar seni bela diri tradisional pencak silat dapat dijadikan sebagai muatan lokal (mulok) maupun kegiatan ekstrakurikuler di berbagai satuan pendidikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill