Connect With Us

Satu Ketua PKBM Kembali dibui

Rangga Agung Zuliansyah, Denny Bagus Irawan | Senin, 2 November 2009 | 21:52

Kejaksaan Negeri Tangerang (tangerangnews / dens)

TANGERANGNEWS-Kejari Tangerang kembali menahan ketua PKBM yang diduga melakukan praktik penggelapan dana pengentasan kebutaaksaraan di Kabupaten Tangerang dari dana APBN Tahun 2007.

Kali ini adalah Ketua PKBM Formula Achmad Syafei Sobur yang menjalankan programnya di Kecamatan Balaraja. Kepala Seksi Piana Khusus Kejari Tangerang Rakhmat Harianto mengatakan, PKBM Formula menerima anggaran sebesar Rp 177.620.000.

Dalam laporannya, PKBM ini memiliki siswa 535 orang. Namun setelah diselidiki, tersangka menggunakan dana sebesar 10 persen dari jumlah anggaran untuk dibagi-bagikan kepada pihak lain.

"Dengan begitu, berarti ada sepuluh persen anggota PKBM yang tidak mendapatkan dana sebagaimana mestinya. Atau sekitar 53 siswa dari 535 siswa yang dilaporkan mengikuti kegiatan PKBM. Atau bisa saja, ada penipuan jumlah peserta yang dilaporkan," kata Rahmat.

Sementara itu, Ketua PKBM Mekarsari Asep Heri yang dijadwalkan diperiksa hari ini, kembali mangkir memenuhi panggilan. Karena itu, pihaknya sedang menyiapkan pemanggilan paksa.

Informasi yang dihimpun, Asep Heri beralasan sedang sakit sehingga tidak datang memenuhi pemeriksaan. Asep Heri merupakan salah satu Ketua PKBM yang juga menjadi target penahanan oleh pihak Kejari.

"Apapun alasannya, saat ini sedang disiapkan upaya pemanggilan paksa. Karena Asep Heri sudah dua kali mangkir saat dipanggil," kata Rakhmat.

Dikatakan Rakhmat oknum dalam hal ini Ketua PKBM, Ketua Forum PKBM, Pemilik PKBM dan juga beberapa oknum Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten yang melakukan persekongkolan jahat untuk mengambil anggaran demi kepentingan pribadi dari dana kebutaksaraan yang seharusnya digunakan untuk mengentaskan buta huruf di wilayah Kabupaten Tangerang."Karena itu ada juga oknum Dinas Pendidikan yang sudah dijadikan tersangka,"ucap Rakhmat.(rangga)

KAB. TANGERANG
Sempat Cekcok dengan Anak Tiri, Ibu di Curug Tangerang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sempat Cekcok dengan Anak Tiri, Ibu di Curug Tangerang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sabtu, 18 April 2026 | 15:49

Seorang ibu bernama Widyastuti, 46, ditemukan tewas bersimbah darah, diduga dibunuh oleh anak tirinya sendiri di rumahnya di Kampung Babakan, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat 17 April 2026 malam.

NASIONAL
Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Jumat, 17 April 2026 | 10:35

Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pembukaan rekrutmen besar-besaran untuk pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai 15 April 2026.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

PROPERTI
Paramount Land Ajak Masyarakat Eksplor Properti di Living World Alam Sutera

Paramount Land Ajak Masyarakat Eksplor Properti di Living World Alam Sutera

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Masyarakat yang sedang mencari hunian atau peluang investasi properti kini punya kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai produk unggulan dari Paramount Land melalui ajang Paramount Land Big Exhibition 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill