Connect With Us

Waspada Razia Motor Dilakukan Polisi Gadungan di Tangerang

Denny Bagus Irawan | Rabu, 17 Februari 2016 | 13:42

Ilustrasi pemeriksaan narkoba. (Dira Derby / Tangerangnewscom)

TANGERANG - Petugas Polresta Tangerang berhasil meringkus BR, 34, seorang pria yang menyamar seperti polisi atau polisi gadungan yang sebenarnya merupakan pencuri motor. BR adalah warga Kampung Kalijaya RT 03/09 Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga dan sudah beberapa kali beraksi.

Dalam aksinya, tersangka yang merupakan warga Kampung Kalijaya RT 03/09 Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga layaknya polisi sungguhan, yakni mengenakan pakaian polisi dan melakukan razia penertiban dan kelengkapan surat kendaraan bersama pelaku lainnya.    

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, masyarakat harus waspada dengan tidak saja percaya jika ditemukan adanya razia kendaraan.  Namun, kini menurutnya pelaku telah berhasil diringkus di Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

"Kami telah mengamankan tersangka dan satu unit sepeda motor nomor polisi A5079GP berikut STNK," kata Kapolres, Rabu (17/2/2016).

Adapun informasi tersebut berawal dari laporan seorang warga di Teluknaga yang memberitahukan bahwa dirinya akan mengambil motor setelah sebelumnya terkena razia.

“Dia (tersangka) tanya-tanya setelah menghentikan kendaraan, mana STNK mana SIM. Kegiatan tersebut dilakukan pada malam hari, bagi korban yang sial motornya akan akan dibawa tersangka dengan menyuruh supaya mengambil besok ke Polsek Teluknaga,” tuturnya.

Padahal, kendaraan tidak di markas Polsek Teluknaga, karena pelaku memang bukan aparat Polsek setempat. Kini, kata Kapolres, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku lainnya yang merupakan rekan tersangka BR, yakni YG, 27, dan Cl ,28.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill