Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANG-Pihak keluarga korban mutilasi telah mengenali identitas wanita yang biasa mengenakan jilbab tersebut dari pakaiannya. Mereka memastikan jika jasad wanita hamil tersebut adalah Nur Atikah, 34, yang biasa disapa Nuri warga Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten.
"Berdasarkan keterangan keluarga korban, mereka mengetahui dari salah satu bajunya," kata Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Irman Sugema, Senin (18/4/2016). Baca Juga : Kasus Mutilasi di Tangerang
Setelah mengetahui keterangan keluarga korban, menurut Kapolres pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim Forensik dan Disaster Victim Identification (DVI) untuk melakukan tes DNA.
"Kita sudah ambil sampel dari keluarga korban karena kita butuh DNA untuk mencocokkan. Kita masih tunggu hasilnya," jelas Kapolres.
Jenazah Nur Atikah sebelumnya ditemukan di sebuah rumah kos di Cikupa, Tangerang pada Rabu (13/4/2016) pagi. Nuri diduga dihabisi pada Minggu (10/4/2016) karena pada Rabu telah terjadi pembusukan.
Setelah ditemukan mayat tersebut, polisi berhasil mengamankan saksi kunci yang membantu membuang potongan tangan Nuri. "Kita masih dalami kasus ini dengan mengumpulkan berbagai informasi dan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang sudah diketahui ciri-cirinya," kata Kapolres.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGAkses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung
Hampton Square @ Paramount Gading Serpong menyiapkan rangkaian acara bertajuk One Year in Motion untuk memperingati ulang tahun pertamanya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews