Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANG-Kumayadi alias Agus , terduga pelaku pemutilasi Nur Astiyah, 34, di kontrakannya, di RT 012/01, Kampung Telaga Sari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang dikenal sering bolos dan memiliki perilaku temperamen atau mudah marah selama bekerja.
Hal tersebut diungkap Wendi, Kepala Bagian Manajemen Rumah Makan Gumarang, Jalan Raya Serang KM 18, Cibadak, Kabupaten Tangerang. "Keduanya (Agus dan Nur) memang pernah kerja di sini," katanya, Senin (18/4/2016). Menurutnya, Agus sudah bekerja sebagai kepala rumah makan padang tersebut sejak enam bulan lalu.

Dia diterima sebagai rumah makan tersebut lantaran pengalamannya yang terlebih dulu pernah bekerja di rumah makan. Lalu, Nur Astiyah atau Nuri juga masuk berbarengan dengan Agus sebagai kasir. Baca Juga : Kasus Mutilasi di Tangerang
Baik Agus maupun Nuri dikenal berteman dekat, tapi Wendri tidak mengetahui kalau keduanya ada terlibat hubungan asmara. "Saya pikirnya keduanya hanya memiliki hubungan antara atasan dan bawahan saja. Enggak lebih dari itu," kata Wendri.
Apalagi Agus sudah memiliki istri dan seorang anak di Bogor Jawa Barat. Sedangkan Nuri memiliki dua anak di Malingping, sehingga Wendri tidak memiliki pemikiran keduanya punya hubungan spesial.
Tapi selama bekerja, Agus dikenal suka membolos atau jarang masuk. "Jadi sebelum rame-rame gini, beberapa hari sebelumnya dia juga sudah enggak masuk kerja," kata Wendri.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPerayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tengah mengumpulkan bantuan kemanusiaan untuk dikirimkan kepada warga yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews