KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANG-Kumayadi alias Agus , terduga pelaku pemutilasi Nur Astiyah, 34, di kontrakannya, di RT 012/01, Kampung Telaga Sari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang dikenal sering bolos dan memiliki perilaku temperamen atau mudah marah selama bekerja.
Hal tersebut diungkap Wendi, Kepala Bagian Manajemen Rumah Makan Gumarang, Jalan Raya Serang KM 18, Cibadak, Kabupaten Tangerang. "Keduanya (Agus dan Nur) memang pernah kerja di sini," katanya, Senin (18/4/2016). Menurutnya, Agus sudah bekerja sebagai kepala rumah makan padang tersebut sejak enam bulan lalu.

Dia diterima sebagai rumah makan tersebut lantaran pengalamannya yang terlebih dulu pernah bekerja di rumah makan. Lalu, Nur Astiyah atau Nuri juga masuk berbarengan dengan Agus sebagai kasir. Baca Juga : Kasus Mutilasi di Tangerang
Baik Agus maupun Nuri dikenal berteman dekat, tapi Wendri tidak mengetahui kalau keduanya ada terlibat hubungan asmara. "Saya pikirnya keduanya hanya memiliki hubungan antara atasan dan bawahan saja. Enggak lebih dari itu," kata Wendri.
Apalagi Agus sudah memiliki istri dan seorang anak di Bogor Jawa Barat. Sedangkan Nuri memiliki dua anak di Malingping, sehingga Wendri tidak memiliki pemikiran keduanya punya hubungan spesial.
Tapi selama bekerja, Agus dikenal suka membolos atau jarang masuk. "Jadi sebelum rame-rame gini, beberapa hari sebelumnya dia juga sudah enggak masuk kerja," kata Wendri.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatatkan pertumbuhan pembiayaan otomotif sebesar 44 persen pada tahun fiskal 2025 dibandingkan tahun fiskal 2024.
Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang dinyatakan dapat kembali melayani penerbangan setelah sempat ditutup sementara karena sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews