Connect With Us

Pelaku Sebut Korban Mutilasi di Tangerang Jablay

Sumber TribunNews, Denny Bagus Irawan | Senin, 18 April 2016 | 19:00

| Dibaca : 13564

Kumayadi alias Agus , terduga pelaku pemutilasi Nur Astiyah alias Nuri. (@TangerangNews.com / Raden Bagus Irawan)

TANGERANG-Eri saksi kunci yang juga  anak buah dari Kumayadi alias Agus terduga pemutilasi Nur Astiyah  alias Nuri, 34,  sempat menanyakan kepada tersangka Agus mengenai potongan tubuh yang disimpan di dalam kantung plastik warna hitam.

 

Pertanyaan itu terlontar kala dirinya diminta Agus untuk membantunya membuang potongan tubuh.  Ternyata Kusmayadi menyebut korbannya sebagai jablay. Kepala Kelompok Penyidik Unit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Rovan Richard Mahenu, menceritakan, usai membunuh korban yang diduga dilakukan pada Minggu (10/4), Kusmayadi lekas tinggal bersama rekannya yang kini diamankan polisi.

 

"Jadi hari Senin itu Kusmayadi sudah tinggal bersama rekannya," kata Rovan, Senin (18/4) siang. Kemudian baru pada Selasa (12/4), Kusmayadi meminta bantuan rekannya untuk membuang potongan tubuh tersebut.

 

"Saat itulah ketika ditanya rekannya itu potongan tubuh apa, Kusmayadi berujar bahwa itu potongan tubuh jablay," kata Rovan.

  

NASIONAL
Kemungkinan Ada Efek Samping Vaksin COVID-19, Kemenkes: Jangan Takut

Kemungkinan Ada Efek Samping Vaksin COVID-19, Kemenkes: Jangan Takut

Rabu, 13 Januari 2021 | 13:19

TANGERANGNEWS.com-Vaksinasi COVID-19 di Indonesia akan dimulai pada hari

WISATA
Legendaris! Taman Ekspresi Tangerang

Legendaris! Taman Ekspresi Tangerang

Selasa, 26 Januari 2021 | 21:04

Oleh : Riyandi Adityana

KOTA TANGERANG
Jeritan Pedagang Angkringan di Tangerang 

Jeritan Pedagang Angkringan di Tangerang 

Rabu, 27 Januari 2021 | 19:39

TANGERANGNEWS.com-Jeritan pedagang angkringan di Kota Tangerang semakin rintih terdengar. Akibat pandemi COVID-19 perdagangan kuliner angkringan rontok, seperti yang terjadi di angkringan Batman di jalan Prabu Siliwangi

"Jika masa lalu tidak berjalan sesuai yang Anda inginkan, bukan berarti masa depan bisa menjadi lebih baik dari yang selalu Anda bayangkan"

@TangerangNews