Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera
Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TANGERANG-Eri saksi kunci yang juga anak buah dari Kumayadi alias Agus terduga pemutilasi Nur Astiyah alias Nuri, 34, sempat menanyakan kepada tersangka Agus mengenai potongan tubuh yang disimpan di dalam kantung plastik warna hitam.
Pertanyaan itu terlontar kala dirinya diminta Agus untuk membantunya membuang potongan tubuh. Ternyata Kusmayadi menyebut korbannya sebagai jablay. Kepala Kelompok Penyidik Unit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Rovan Richard Mahenu, menceritakan, usai membunuh korban yang diduga dilakukan pada Minggu (10/4), Kusmayadi lekas tinggal bersama rekannya yang kini diamankan polisi.
"Jadi hari Senin itu Kusmayadi sudah tinggal bersama rekannya," kata Rovan, Senin (18/4) siang. Kemudian baru pada Selasa (12/4), Kusmayadi meminta bantuan rekannya untuk membuang potongan tubuh tersebut.
"Saat itulah ketika ditanya rekannya itu potongan tubuh apa, Kusmayadi berujar bahwa itu potongan tubuh jablay," kata Rovan.
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TODAY TAGMenandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews