Connect With Us

Ini Hasil Otopsi Wanita Hamil yang Dimutilasi di Tangerang

Dena Perdana | Rabu, 20 April 2016 | 23:00

| Dibaca : 6608

Petugas Polresta Tangerang dan Polsek Cikupa saat mengevakuasi mayat korban mutilasi. (@TangerangNews.com / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANG –Pihak RSUD Kabupaten Tangerang membuka sedikit hasil otopsi terhadap korban wanita hamil yang dimutilasi di rumah kontrakan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

“Ada luka lebam yang ditemukan di bagian kepala,  bagian lagi masih dalam pemeriksaan, ini luka lebam-nya diduga akibat benturan benda tumpul,” ujar  Humas RSUD Kabupaten Tangerang Ahmad Nizar, Rabu (20/4/2016).

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Rabu (13/4/2016).  Jenazah yang diketahui Nur Astiyah alias Nuri itu hingga hari ini masih dititipkan di kamar jenazah RSUD Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, tim DVI masih bekerja mengidentifikasi potongan jenazah korban. “Masih kami perlukan untuk iden,” katanya.

 

 

KAB. TANGERANG
Warga Rajeg Jadi Korban Begal di Tangerang

Warga Rajeg Jadi Korban Begal di Tangerang

Senin, 25 Januari 2021 | 13:54

TANGERANGNEWS.com-Erza Kurniawan Kumila warga Perumahan Nuansa

BANTEN
PSBB di Banten Kembali Diperpanjang, Kali Ini 30 Hari

PSBB di Banten Kembali Diperpanjang, Kali Ini 30 Hari

Rabu, 20 Januari 2021 | 11:44

TANGERANGNEWS.com-Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Banten kembali diperpanjang. Namun aturan yang biasanya berlaku selama 14 hari, kini menjadi 30 hari

BISNIS
Hadir di Tangerang, Rumah Makan Ini Tawarkan Menu Sehat Hadapi Pandemi

Hadir di Tangerang, Rumah Makan Ini Tawarkan Menu Sehat Hadapi Pandemi

Senin, 25 Januari 2021 | 14:44

TANGERANGNEWS.com-Kale Green, rumah makan yang menyajikan makanan

TOKOH
Kisah Yulia, Jadi Relawan Sambil Berbisnis di Kota Tangerang

Kisah Yulia, Jadi Relawan Sambil Berbisnis di Kota Tangerang

Minggu, 24 Januari 2021 | 19:21

Oleh: Wiwin Hernawati, Mahasiswa Universitas Islam Syekh Yusuf-Tangerang

"Jika masa lalu tidak berjalan sesuai yang Anda inginkan, bukan berarti masa depan bisa menjadi lebih baik dari yang selalu Anda bayangkan"

@TangerangNews