Connect With Us

Saksi Kunci Kasus Mutilasi Terancam Jadi Tersangka

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 21 April 2016 | 16:12

| Dibaca : 4847

Kusmayadi alias Agus saat dibawa petugas. (@TangerangNews.com / Raden Bagus Irawan)

TANGERANG-Eri saksi kunci yang juga anak buah dari Agus alias Kusmayadi, pelaku pemutilasi Nur Astiyah, 34, terancam menjadi tersangka dalam kasus tersebut.

Pasalnya, Eri mengetahui isi dalam kantong plastik yang dia buang atas perintah Agus adalah potongan tubuh korban.

ok

"Dia terlibat mengetahui kejahatan, tapi tidak melaporkan. Dia membuang beberapa organ tubuh," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti, di Terminal 2F Bandara Soekarno Hatta, Kamis (21/4/2016).

Namun ketika ditanya apakah dia akan dijerat sebagai tersangka, Krishna belum bisa memastikannya. "Nanti setelah di BAP resmi kita ketahui perannya," katanya.

KAB. TANGERANG
Ngeri, Alat Kelamin Bocah di Pagedangan Kemasukan Lintah

Ngeri, Alat Kelamin Bocah di Pagedangan Kemasukan Lintah

Minggu, 5 Juli 2020 | 10:08

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa mengejutkan terjadi terhadap bocah berusia 10 tahun, Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten

TANGSEL
Azizah Bagikan Bansos di Jurangmangu Timur

Azizah Bagikan Bansos di Jurangmangu Timur

Sabtu, 4 Juli 2020 | 20:36

TANGERANGNEWS.com-Bakal Calon Wali Kota Tangerang Selatan Siti Nur Azizah kembali turun ke tengah-tengah masyarakat. Kali ini kehadirannya pun

PROPERTI
Milenial jangan Piknik saat Pandemik, Lebih Baik Invest Properti yang Turun Harga

Milenial jangan Piknik saat Pandemik, Lebih Baik Invest Properti yang Turun Harga

Kamis, 14 Mei 2020 | 22:03

TANGERANGNEWS.com- Properti masih menjadi sektor yang akan tumbuh di masa pandemi saat ini.

TEKNO
Menristek Sebut Jambu Biji Tingkatkan Imunitas Hadapi COVID-19

Menristek Sebut Jambu Biji Tingkatkan Imunitas Hadapi COVID-19

Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:40

TANGERANGNEWS.com-Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Prof Bambang PS Brodjonegoro, melalui

"Dengan Hidup yang Hanya Sepanjang  Setengah Tarikan Napas, Jangan Tanam Apapun Kecuali Cinta."

Jalaluddin Rumi