Connect With Us

Keluarga Wanita yang Tewas Dimutilasi Berharap Agus Dihukum Mati

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 22 April 2016 | 19:10

| Dibaca : 2352

Kusmayadi alias Agus Kepala Rumah Makan Gumarang, di Cikupa, Kabupaten Tangerang menghabisi Nur Astiyah alias Nuri karena diminta untuk bertanggung jawab atas ke-hamilan-nya. (@TangerangNews.com / Raden Bagus Irawan)

 

 

TANGERANG-Pihak keluarga wanita hamil yang tewas dimutilasi di Cikupa Kabupaten Tangerang, berharap pelaku pembunuhan Kusmayadi alias Agus alias Petruk, dihukum mati. Sebab aksi yang dilakukan pria asal Bogor itu terbilang sangat sadis dan tidak manusiawi.

 

"Keluarga minta Agus di hukum mati. Ulahnya itu sangat sadis," kata Rasim, kakak ipar Nuri saat ditemui di kamar jenazah RSUD Tangerang, Jumat (22/4/2016).

 

Menurutnya, perbuatan pelaku ke adik iparnya itu dinilai tidak berperikemanusiaan. Rasim pun tidak menyangka bila hidup adik iparnya itu akan berakhir secara tragis. Sebab semasa hidup, Nuri dikenal sebagai wanita yang penuh tanggung jawab.

 

"Setelah bercerai dengan adik saya, dia jadi hidup sendiri. Apalagi punya anak dua, makanya dia banting tulang buat nafkahi anak-anaknya," tutur Rasim.

 

Terlebih, sebelum bekerja di Rumah Makan Gumarang sejak 2012 dan jauh sebelum bercerai dengan suaminya yang pertama, Nuri pernah mencoba peruntungannya sebagai TKW di Arab Saudi selama beberapa tahun.

 

Namun nasib berkata lain, Nuri malah bertemu dengan laki-laki yang sangat sadis. "Kerja di Tangerang malah bertemu laki-laki yang lebih kejam," kata Rasim dengan nada penyesalan.

Sementara sore ini, jenazah Nuri dibawa ke kampung halamannya di Malingping Kabupaten Lebak untuk dimakamkan. Pemulangan jenazah pun dikawal pihak kepolisian dari Polsek Cikupa.

NASIONAL
15 Februari 2017 Ditetapkan Libur Nasional

15 Februari 2017 Ditetapkan Libur Nasional

Sabtu, 11 Februari 2017 | 09:00

TANGERANGNews.com-Bertepatan dengan hari pemungutan suara Pilkada serentak yang akan dilaksanakan di 101 daerah pada Rabu (15/2/2017), Presiden Joko Widodo menetapkan tanggal tersebut sebagai hari libur nasional.

BANTEN
Libatkan PNS di Pilkada Banten, Tim Saber Tangkap 2 Pelaku Pembagi Mie Instan

Libatkan PNS di Pilkada Banten, Tim Saber Tangkap 2 Pelaku Pembagi Mie Instan

Kamis, 23 Februari 2017 | 00:00

TANGERANGNews.com-Tim Saber Politik Uang Bawaslu Banten menangkap dua pelaku pembagi mie instan berstiker cagub-cawagub Banten Wahidin Halim – Andika Hazrumy. Kedua diketahui, bernama Rizal dan Dayat. Pelaku ditangkap di tempat berbeda, yakni di Bogor,

WISATA
Istana Nelayan, Restoran dengan Konsep Edukasi Alam di Tangerang

Istana Nelayan, Restoran dengan Konsep Edukasi Alam di Tangerang

Rabu, 15 Februari 2017 | 08:00

TANGERANGNews.com-Kota metropolitan seperti Tangerang saat ini sudah kekurangan ruang terbuka sebagai sarana rekreasi. Namun keterbatasan itu dimanfaatkan Istana Nelayan Resto & Cafe yang berlokasi di Jalan MH Thamrin, Kebon Nanas, Kota Tangerang, deng

TOKOH
Mengenal Lebih dalam Mayjen TNI (Purn) TB Hasanudin

Mengenal Lebih dalam Mayjen TNI (Purn) TB Hasanudin

Minggu, 22 Januari 2017 | 05:00

TANGERANGNews.com-Di sela-sela kesibukannya sebagai Ketua Tim Pemenangan Internal PDI Perjuangan untuk pasangan Rano-Embay, Mayjen TNI (Pur) Tubagus Hasanudin selalu menyempatkan waktu untuk beranjangsana mengunjungi sejumlah kyai dan ulama yang ada di Ba

"Kebahagiaan tidak berasal dari memiliki, menguasai, atau bahkan meninggalkan harta benda, karna ia berasal dari manfaat harta benda kita bagi sesama manusia"

#Unstoppable