Atasi Pencemaran, KLH Tuang 10 Ribu Liter Eco Enzyme ke Anak Sungai Ciadane
Senin, 9 Maret 2026 | 22:52
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANG-Pasca kasus mutilasi, Nur Atikah alias Nuri atau The Atikah di sebuah kontrakan Kampung Telaga Sari, Desa Telaga Sari, RT12/01, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, warga sekitar kerap melihat penampakan.
Wati salah seorang tetangga korban mengatakan, setelah penemuan jasad korban yang sudah terpotong, di pagi hari salah seorang warga yang tinggal dikontrakan tersebut mendadak kesurupan.
"Tadi pagi ada yang kesurupan, kesurupan arwah si mbak yang dimutalisi. Dia bilang 'dimana kaki saya, saya orang lebak, tolong temukan anggota tubuh saya',"ungkapnya menirukan ucapan warga yang kesurupan.
Tak hanya itu, warga pun kerap mencium bau busuk yang tiba-tiba saja menghilang yang mengakibatkan, para penghuni kontrakan sedikit demi sedikit meninggalkan kontrakan milik H. Maliek tersebut dikarenakan takut.
"Kontrakannya juga udah sepi soalnya, pada pindah gara-gara takut dihantuin," tambahnya. Saat ini, kondisi kontrakan H Malik yang berjumlah 17 pintu sudah sepi. Tidak ada satupun penghuni yang masih bertahan.
"Mereka pindah, ada yang takut, katanya ada yang melihat penampakan, ada juga yang enggak mau ditanyain polisi," ujar Nasir, warga sekitar.
TODAY TAGSebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bergerak cepat (gercep) menangani dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews