Connect With Us

Bupati Tangerang Anggap Tudingan Warga Dadap Tak Berdasar

Denny Bagus Irawan | Selasa, 10 Mei 2016 | 18:00

Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau lokasi banjir yang terparah di Perumahan Vila Tomang Baru, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang, Jumat (26/2). (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews.com)

 

TANGERANG-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar membantah tudingan warga bahwa pihaknya tidak pernah dilibatkan dalam rencana pembangunan setelah mereka digusur.

 “Tudingan itu tidak mendasar, kami telah mensosialisasikan sejak jauh-jauh hari dan bahkan melibatkan warga,” ujar Zaki, Selasa (10/5/2016).

Penertiban kawasan kumuh, kata dia, juga tidak hanya terjadi di Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang.  Zaki juga menyatakan, bahwa pihaknya melakukan penertiban bukan atas dasar kepentingan swasta.

“Penertiban kawasan kumuh juga terjadi di Kronjo dan Kresek serta sejumlah wilayah lain, jadi tidak hanya di Dadap,” tukasnya.

 

 

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill