Connect With Us

#Save_Enno_Farihah & Meme Pembunuh

Denny Bagus Irawan | Minggu, 22 Mei 2016 | 08:00

Akun Enno. (@TangerangNews / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANG-Pasca diungkapnya motif pembunuhan sadis Enno Farihah,19, seorang karyawati pabrik plastik di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten  muncul berbagai doa mengalir dari pengguna media sosial. Bahkan ada yang sengaja membuat akun komunitas dengan akun persis milik akun Enno, yakni Enoel. Semua itu dilakukan untuk mendoakan Enno.  Sebaliknya, bagi para pembunuh muncul meme yang menggambarkan kesadisan para pelaku.

Save Enno

 

Pembunuhan yang terjadi pada Kamis 12 Mei 2016 malam itu juga membuat orangtua tersangka terheran-heran. Bagaimana tersangka memiliki perilaku sadis hingga cangkul dimasukan ke dalam kemaluan korban.

 

“Orangtua tersangka sampai bingung terkaget-kaget dan terheran-heran , kenapa anaknya bisa berbuat sekeji itu,” ujar Kepala Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono.

 

Dalam akun milik Enno, korban sempat mengunggah foto bersama seorang temannya dan menyatakan sedang pusing memikirkan hutang. “Lagi lieur mikirin utang,” begitu status Enno.

Meme seram

 

Malamnya, pukul 19.02 WIB, Enno kembali update status yang bernada keluhan. “Hargailah aku, Toh, itu juga buat kbaikan kmu,,:(“. Tidak jelas kepada siapa status itu dia maksudkan.

 

Pada 13 Mei 2016, Eno ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan dalam mes perusahaan tempat dia bekerja. Polisi menetapkan tiga orang tersangka atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan tersebut, yakni Rakhmat Arifin alias Alif, 24 tahun, Imam Hapriadi (20), dan siswa SMP berinisial RA (15).

Namun, pada malam hari setelah Enno ditemukan tewas, pukul 19.23 WIB, ada yang mengunggah status di akun Facebook miliknya. “Ya allah emang benar ya eno meninggal by,,,dayat,” demikian status tersebut.

Status itu kemudian mendapat lima komentar. “@Zullhann's Thayaa: ini syp kok bisa pake akun alm”. Akun Facebook @Kaffa Putra Betawi menulis, “Ini siapa ko pake akun almarhum”. Komentar juga datang dari akun yang mengaku teman Enno, @Rerah Tea Sii Hurairoh, “Ini siapa kok pke fb Akun tmen gue.”

Lalu siapa yang membuat status misterius di Facebook Enno?

Dugaan sementara status tersebut dibuat oleh salah satu pelaku pembunuhan, yakni RA. RA merupakan siswa SMP yang sempat bercumbu dengan Enno sebelum meregang nyawa.

RA diduga membuat status misterius tersebut lewat ponsel Enno yang diambil RA usai membunuh karyawan pabrik di Tangerang, Banten.

Ponsel Enno ditemukan di saku celana RA saat ditangkap polisi pada Minggu 15 Mei 2016, dinihari sekitar pukul 04.00 WIB. RA ditangkap di wilayah Dadap Kosambi, Tangerang, Banten.

 

"Kami mendapatkan HP korban dalam sakunya," ujar Awi Setiyono usai penangkapan. Dugaan lain, pria yang membuat status di Facebook Enno adalah tersangka Rahmat. Sebab pelaku ditangkap setelah Tim IT Polri telah mengendus keberadaan salah satu pelaku melalui media sosial.

 

"Tersangka Rahmat alias Dayat ini sebagai pengguna akun korban," kata Awi.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

KAB. TANGERANG
Pembakar Sampah Liar di Kabupaten Tangerang Bisa Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp50 Juta

Pembakar Sampah Liar di Kabupaten Tangerang Bisa Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp50 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:27

Pemerintah Kabupaten Tangerang (Pemkab) Tangerang akan menindak tegas pelaku pembakaran sampah liar dengan menjerat hukuman penjara 6 bulan atau denda Rp50 Juta.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill