Surut Tinggal 4 Titik, BPBD Kota Tangerang Imbau Waspadai Banjir Susulan di Periuk
Senin, 26 Januari 2026 | 18:45
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan wilayah terdampak banjir hanya tersisa di empat titik lokasi.
TANGERANG-Pasca diungkapnya motif pembunuhan sadis Enno Farihah,19, seorang karyawati pabrik plastik di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten muncul berbagai doa mengalir dari pengguna media sosial. Bahkan ada yang sengaja membuat akun komunitas dengan akun persis milik akun Enno, yakni Enoel. Semua itu dilakukan untuk mendoakan Enno. Sebaliknya, bagi para pembunuh muncul meme yang menggambarkan kesadisan para pelaku.

Pembunuhan yang terjadi pada Kamis 12 Mei 2016 malam itu juga membuat orangtua tersangka terheran-heran. Bagaimana tersangka memiliki perilaku sadis hingga cangkul dimasukan ke dalam kemaluan korban.
“Orangtua tersangka sampai bingung terkaget-kaget dan terheran-heran , kenapa anaknya bisa berbuat sekeji itu,” ujar Kepala Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono.
Dalam akun milik Enno, korban sempat mengunggah foto bersama seorang temannya dan menyatakan sedang pusing memikirkan hutang. “Lagi lieur mikirin utang,” begitu status Enno.

Malamnya, pukul 19.02 WIB, Enno kembali update status yang bernada keluhan. “Hargailah aku, Toh, itu juga buat kbaikan kmu,,:(“. Tidak jelas kepada siapa status itu dia maksudkan.
Pada 13 Mei 2016, Eno ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan dalam mes perusahaan tempat dia bekerja. Polisi menetapkan tiga orang tersangka atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan tersebut, yakni Rakhmat Arifin alias Alif, 24 tahun, Imam Hapriadi (20), dan siswa SMP berinisial RA (15).
Namun, pada malam hari setelah Enno ditemukan tewas, pukul 19.23 WIB, ada yang mengunggah status di akun Facebook miliknya. “Ya allah emang benar ya eno meninggal by,,,dayat,” demikian status tersebut.
Status itu kemudian mendapat lima komentar. “@Zullhann's Thayaa: ini syp kok bisa pake akun alm”. Akun Facebook @Kaffa Putra Betawi menulis, “Ini siapa ko pake akun almarhum”. Komentar juga datang dari akun yang mengaku teman Enno, @Rerah Tea Sii Hurairoh, “Ini siapa kok pke fb Akun tmen gue.”
Lalu siapa yang membuat status misterius di Facebook Enno?
Dugaan sementara status tersebut dibuat oleh salah satu pelaku pembunuhan, yakni RA. RA merupakan siswa SMP yang sempat bercumbu dengan Enno sebelum meregang nyawa.
RA diduga membuat status misterius tersebut lewat ponsel Enno yang diambil RA usai membunuh karyawan pabrik di Tangerang, Banten.
Ponsel Enno ditemukan di saku celana RA saat ditangkap polisi pada Minggu 15 Mei 2016, dinihari sekitar pukul 04.00 WIB. RA ditangkap di wilayah Dadap Kosambi, Tangerang, Banten.
"Kami mendapatkan HP korban dalam sakunya," ujar Awi Setiyono usai penangkapan. Dugaan lain, pria yang membuat status di Facebook Enno adalah tersangka Rahmat. Sebab pelaku ditangkap setelah Tim IT Polri telah mengendus keberadaan salah satu pelaku melalui media sosial.
"Tersangka Rahmat alias Dayat ini sebagai pengguna akun korban," kata Awi.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan wilayah terdampak banjir hanya tersisa di empat titik lokasi.
TODAY TAGKomisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar audiensi manajemen bersama Kepolisian Resor Kota (Polresta) Serang Kota
Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews