Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANG-Pasca diungkapnya motif pembunuhan sadis Enno Farihah,19, seorang karyawati pabrik plastik di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten muncul berbagai doa mengalir dari pengguna media sosial. Bahkan ada yang sengaja membuat akun komunitas dengan akun persis milik akun Enno, yakni Enoel. Semua itu dilakukan untuk mendoakan Enno. Sebaliknya, bagi para pembunuh muncul meme yang menggambarkan kesadisan para pelaku.

Pembunuhan yang terjadi pada Kamis 12 Mei 2016 malam itu juga membuat orangtua tersangka terheran-heran. Bagaimana tersangka memiliki perilaku sadis hingga cangkul dimasukan ke dalam kemaluan korban.
“Orangtua tersangka sampai bingung terkaget-kaget dan terheran-heran , kenapa anaknya bisa berbuat sekeji itu,” ujar Kepala Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono.
Dalam akun milik Enno, korban sempat mengunggah foto bersama seorang temannya dan menyatakan sedang pusing memikirkan hutang. “Lagi lieur mikirin utang,” begitu status Enno.

Malamnya, pukul 19.02 WIB, Enno kembali update status yang bernada keluhan. “Hargailah aku, Toh, itu juga buat kbaikan kmu,,:(“. Tidak jelas kepada siapa status itu dia maksudkan.
Pada 13 Mei 2016, Eno ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan dalam mes perusahaan tempat dia bekerja. Polisi menetapkan tiga orang tersangka atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan tersebut, yakni Rakhmat Arifin alias Alif, 24 tahun, Imam Hapriadi (20), dan siswa SMP berinisial RA (15).
Namun, pada malam hari setelah Enno ditemukan tewas, pukul 19.23 WIB, ada yang mengunggah status di akun Facebook miliknya. “Ya allah emang benar ya eno meninggal by,,,dayat,” demikian status tersebut.
Status itu kemudian mendapat lima komentar. “@Zullhann's Thayaa: ini syp kok bisa pake akun alm”. Akun Facebook @Kaffa Putra Betawi menulis, “Ini siapa ko pake akun almarhum”. Komentar juga datang dari akun yang mengaku teman Enno, @Rerah Tea Sii Hurairoh, “Ini siapa kok pke fb Akun tmen gue.”
Lalu siapa yang membuat status misterius di Facebook Enno?
Dugaan sementara status tersebut dibuat oleh salah satu pelaku pembunuhan, yakni RA. RA merupakan siswa SMP yang sempat bercumbu dengan Enno sebelum meregang nyawa.
RA diduga membuat status misterius tersebut lewat ponsel Enno yang diambil RA usai membunuh karyawan pabrik di Tangerang, Banten.
Ponsel Enno ditemukan di saku celana RA saat ditangkap polisi pada Minggu 15 Mei 2016, dinihari sekitar pukul 04.00 WIB. RA ditangkap di wilayah Dadap Kosambi, Tangerang, Banten.
"Kami mendapatkan HP korban dalam sakunya," ujar Awi Setiyono usai penangkapan. Dugaan lain, pria yang membuat status di Facebook Enno adalah tersangka Rahmat. Sebab pelaku ditangkap setelah Tim IT Polri telah mengendus keberadaan salah satu pelaku melalui media sosial.
"Tersangka Rahmat alias Dayat ini sebagai pengguna akun korban," kata Awi.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPlatform milik Elon Musk kembali meluncurkan layanan baru di sektor komunikasi, bernama XChat. Aplikasi ini mulai tersedia secara global dan sudah bisa digunakan oleh sebagian pengguna, termasuk di Indonesia.
Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan peringatan keras agar program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berada pada jalur sosial dan pemenuhan gizi, bukan menjadi ajang mencari keuntungan bisnis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews