Connect With Us

2 Pelaku Pacul dalam kemaluan diserahkan ke Kajari Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 8 September 2016 | 14:00

Khrisna Murti di TKP Mess Enno yang Diperkosa lalu ditancapkan pacul di kemaluannya. (RADEN BAGUS IRAWAN / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com -Petugas Polda Metro Jaya akhirnya menyerahkan dua tersangka dan barang bukti pembunuh Enno Parihah, 18, yakni Rahmat Arifin, 24, dan Imam Hapriadi, 24, ke  Kejaksaan Negeri Tangerang pada Kamis (8/9/2016).

Dua pembunuh sadis yang memakasukan pacul ke dalam kemaluan korbannya itu dibawa dengan  menggunakan mobil mini bus milik Resmob Polda Metro Jaya dengan tangan terikat sekitar.

Mereka tiba sekitar pukul 12.30 WIB. Dengan pengawalan ketat anggota Resmob.

Keduanya digelandang masuk ke ruang No.26 tahap II Pidana Umum Kejari Tangerang. “ Kami telah menyerahkan dua tersangka dan barang bukti karena berkas perkara sudah lengkaap atau P21,” ujar salah seorang Penyidik Unit V Resmob Polda Metro Jaya, IPDA Darsono.

Dalam penyerahan barang bukti itu, polisi juga menyertakan gagang cangkul yang digunakan sebagai alat untuk menghabisi nyawa Enno.

 

Tampak dua boks plastik dan satu dus besar berisi barang bukti kasus pembunuhan gagang cangkul tersebut.

"Kami serahkan semua barang bukti termasuk cangkul, hasil CT Scan, garpu, bantal," tuntasnya.

 

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANTEN
Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16

Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill