Connect With Us

Berkas Pembunuhan Pacul dalam Kemaluan Sudah Lengkap

RADEN BAGUS IRAWAN | Kamis, 8 September 2016 | 16:00

| Dibaca : 882

Barang bukti kasus Eno. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Berkas pembunuhan dua pelaku yang membunuh Enno Parihah resmi dinyatakan sudah lengkap. Berkas tersangka tersebut adalah Imam Hapriadi dan Rahmat Arifin pelaku pembunuhan dengan modus memasukan pacul ke dalam kemaluan.

 “Sudah lengkap, “ ujar Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Tangerang, Andri Wiranofa,  Kamis (8/9/2016).

Diketahui sebelumnya, Enno adalah seorang gadis karyawan PT Polyta Global Mandiri. Dia dibunuh dengan sadis oleh  Imam dan Arifin. Keduanya adalah tersangka dari tiga pembunuh Enno yang diringkus polisi.

Menurut Andri, biasanya, jaksa memiliki waktu 20 sampai 30 hari untuk melakukan pelimpahan kepada pengadilan. Namun, Andri mengatakan, ia akan mempercepat proses pelimpahan ke pengadilan.

"Kalau memungkinkan, dalam kurun waktu sepekan sudah saya limpahkan ke pengadilan. Jadi pertengahan September sidang sudah bisa dimulai, " jelas Andri. 

 

KAB. TANGERANG
Ratusan Warga Sepatan Ikuti Kirab Remaja

Ratusan Warga Sepatan Ikuti Kirab Remaja

Selasa, 17 Januari 2017 | 17:00

“Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun-nya dilaksanakan oleh warga serta para pelajar,”ujarnya.

BISNIS
Melihat Produksi Kue Keranjang Nyonya Lau Jelang Imlek

Melihat Produksi Kue Keranjang Nyonya Lau Jelang Imlek

Selasa, 17 Januari 2017 | 16:00

TANGERANGNews.com-Menjelang perayaan tahun baru Imlek ke 2.568, pesanan kue keranjang atau dodol cina di Pabrik Nyonya Lauw di Jalan Lio Baru, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang kebanjiran order.

TEKNO
Tren Chatbot, BBM Siap Luncurkan Tahun Ini

Tren Chatbot, BBM Siap Luncurkan Tahun Ini

Kamis, 12 Januari 2017 | 11:00

Ia percaya bahwa bot akan mendorong kemajuan besar di dunia teknologi pada tahun ini. Kondisi ini juga didukung oleh keberadaan aplikasi olah pesan yang membuat orang menghabiskan sebagian besar waktunya di ponsel mereka.

OPINI
Jangan Lagi Ada Penelantaran Anak, Negara Harus Jadi Soko Guru Ketahanan Keluarga!

Jangan Lagi Ada Penelantaran Anak, Negara Harus Jadi Soko Guru Ketahanan Keluarga!

Minggu, 15 Januari 2017 | 09:00

Baik dan buruk bangsa dimasa depan ditentukan oleh kualitas anak-anak dimasa sekarang karena anak adalah pemegang estafet kepemimpinan suatu bangsa dimasa mendatang yang akan menjadi aset yang tak ternilai harganya.

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim