Connect With Us

Berkas Kasus Mutilasi di Cikupa Tangerang Rampung

Denny Bagus Irawan | Jumat, 9 September 2016 | 19:00

| Dibaca : 1213

Kusmayadi alias Agus Kepala Rumah Makan Gumarang, di Cikupa, Kabupaten Tangerang menghabisi Nur Astiyah alias Nuri karena diminta untuk bertanggung jawab atas ke-hamilan-nya. (@TangerangNews.com / Raden Bagus Irawan)

 

 

TANGERANGNews.com-Berkas Agus Bin Dulgani dan Rifriadi Gusmandala alias Erik kasus pembunuhan disertai mutilasi kepada Nur Atikah di Cikupa, Kabupaten Tangerang, telah lengkap dan sudah diserahkan ke Pengadilan Negeri Tangerang.   Itu diungkapkan Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Tigaraksa, Pradhana P. Setyarjo, Jumat (9/9/2016).  


"Benar sudah kami limpahkan ke Pengadilan Negeri Tangerang," ujar Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Tigaraksa, Pradhana P. Setyarjo.


Dia memperkirakan sidang perdana kasus pembunuhan sadistis itu akan digelar pertengahan September 2016. “Tapi berkasnya terpisah ya, A dan E berkasnya berbeda,” ungkapnya.  

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Kompoil Gunarko menyatakan, pihaknya siap mengawal persidangan tersebut. “Apalagi pasal yang dijerat kepada keduanya pasal berlapis 340  dan 348 KUPH,” ujarnya.

 

Seperti yang sudah diketahui, Agus ditangkap polisi akibat melakukan pembunuhan berencana dan mutilasi terhadap kekasihnya, Nur Atikah pada 10 April lalu.

Nur dibunuh saat sedang hamil oleh Agus dengan cara dicekik di kamar kontrakan keduanya, di Desa Telaga Sari RT 12/01, Cikupa, Kabupaten Tangerang karena meminta pertanggung jawaban.

Untuk menghilangkan jejak, Agus memutilasi tubuh Nur, lalu membuang potongan kaki dan tangannya di lokasi berbeda. Kala itu, Agus belum sempat membuang potongan badan Nur karena sudah keburu ketahuan warga.

Sisa potongan tubuh Nur itu baru ditemukan tetangga pada Rabu (13/4) lalu dalam keadaan sudah membusuk.

 

MANCANEGARA
Ajaib, Kakek di India Makan Pasir Selama 40 Tahun

Ajaib, Kakek di India Makan Pasir Selama 40 Tahun

Jumat, 23 Maret 2018 | 09:00

TANGERANGNEWS.com-Demi alasan kebugaran, seseorang akan mengonsumsi makanan empat sehat lima sempurna. Yang jelas harus ada kandungan karbohidrat, protein dan serat. Namun, apa yang dilakukan oleh seorang kakek di India sangatlah beda.

KAB. TANGERANG
Zaki-Mad Romli Basmi Korupsi dengan Sistem

Zaki-Mad Romli Basmi Korupsi dengan Sistem

Senin, 21 Mei 2018 | 10:00

TANGERANGNEWS.com-Ahmed Zaki Iskandar-Mad Romli mentargetkan kesejahteraan masyarakat dalam lima tahun ke depan. Bagaimana caranya?

WISATA
Mengenal Seluk Beluk Kode Rahasia di Museum Sandi Yogyakarta

Mengenal Seluk Beluk Kode Rahasia di Museum Sandi Yogyakarta

Rabu, 21 Maret 2018 | 13:00

TANGERANGNEWS.com-Yogyakarta bukan cuma terkenal dengan budaya Jawa yang kental. Tapi ternyata, di kota ini terselip destinasi unik berupa

"Penderitaan terburuk dalam hidup bukanlah dengan kalah, kehilangan sesuatu maupun kemalangan yang menimpa, melainkan rasa takut akan sesuatu dan kemudian ketakutan itu tak pernah terlepas dari diri Anda."

Anonim