Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Pelaku begal sepeda motor tewas dikeroyok massa saat beraksi di Jalan Boulevard Raya Desa Situgadung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (21/9/2016) dini hari.
Berdasarkan keterangan saksi, Ropi, petugas keamanan Bumi Serpong Damai, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Pelaku bersama tiga rekannya berboncengan memepet korban saat melintas di lokasi.
"Ketika itu korban hendak pulang ke Cisauk, Kabupaten Tangerang dengan menunggangi sepeda motor Satria FU," katanya.
Lalu sepeda motor korban dirampas. Korbannya berteriak hingga mengundang perhatian warga. Para pelaku pun berusaha melarikan diri. Namun salah satunya tertangkap hingga dihakimi massa.
"Setelah dikeroyok tersangka ditinggalkan dengan posisi terlentang di pinggir jalan dalam keadaan keadaan terlanjang dan mengalami luka dibagian kepala serta muka luka sobek. Sementara tiga pelaku lainya berhasil kabur membawa motor korban," terangnya.
Tersangka ditinggalkan begitu saja hingga akhirnya tewas ditempat. Jenazahnya kemudian dibawa oleh petugas kepolisian setelah dilaporkan oleh warga.
"Saya sempat bicara sama korban yang motornya dibegal para pelaku, tapi belum sempat menanyakan identitas dan alamat, korban pergi tanpa pemberitahuan," jelasnya.
Atas peristiwa tersebut, Polisi mengamankan sebilah bambu sepanjang 50 Cm, helm warna hitam, 2 pasang sepatu, 1 jaket, dan satu lembar KTP atas nama Muhammad Nurfadli. (RAZ)
TODAY TAGPeringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia turut terasa di kawasan Paramount Gading Serpong. Berbagai dekorasi bernuansa merah-putih menghiasi sejumlah area hunian, komersial, dan fasilitas publik
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews