Connect With Us

Pesta Pecinta Vespa, Polsek Tigaraksa Sita Ratusan Botol Miras & Senjata Tajam

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 6 November 2016 | 16:00

Kegiatan musik komunitas pecinta Vespa di lapangan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang dihentikan petugas Polsek Tigaraksa dan Polresta Tangerang karena didapati terjadinya pesta minuman keras (miras). (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Kegiatan musik komunitas pecinta Vespa di lapangan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang dihentikan petugas Polsek Tigaraksa dan Polresta Tangerang karena didapati terjadinya pesta minuman keras (miras). Petugas menemukan miras jenis ciu saat kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (5/11/2016) sore. 

Dalam pengamanan yang dipimpin Kapolsek Tigaraksa Kompol Agus Hermanto,  polisi melaksanakan razia terhadap pengunjung dan pedagang di area kegiatan musik tersebut. 

Petugas kepolisian memeriksa seluruh kendaraan, baik kendaraan roda dua, maupun kendaraan roda empat. Hasilnya ratusan miras berbagai merek diamankan Polsek Tigaraksa. 

"Ada sekitar 150 botol air mineral ukuran besar, yang berisi miras jenis ciu yang kami amankan dari salah satu kendaraan roda empat. Selain itu juga ditemukan beberapa miras jenis lain," kata Kapolsek. 

Tidak hanya miras, polisi juga mengamankan satu orang pria yang kedapatan membawa senjata tajam. Setelah itu , petugas kepolisin langsung mengamankan seluruh barang bukti dan sejumlah orang yang membawanya ke markas Polsek Tigaraksa.

KAB. TANGERANG
Pemuda Aceh Edarkan 6.000 Pil Obat Keras Ilegal di Pakuhaji

Pemuda Aceh Edarkan 6.000 Pil Obat Keras Ilegal di Pakuhaji

Senin, 11 Mei 2026 | 17:40

Unit Reskrim Polsek Pakuhaji Polres Metro Tangerang Kota kembali mengungkap kasus peredaran obat-obatan keras daftar G tanpa izin edar di wilayah Kabupaten Tangerang.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill