Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNews.com-Kegiatan musik komunitas pecinta Vespa di lapangan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang dihentikan petugas Polsek Tigaraksa dan Polresta Tangerang karena didapati terjadinya pesta minuman keras (miras). Petugas menemukan miras jenis ciu saat kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (5/11/2016) sore.
Dalam pengamanan yang dipimpin Kapolsek Tigaraksa Kompol Agus Hermanto, polisi melaksanakan razia terhadap pengunjung dan pedagang di area kegiatan musik tersebut.
Petugas kepolisian memeriksa seluruh kendaraan, baik kendaraan roda dua, maupun kendaraan roda empat. Hasilnya ratusan miras berbagai merek diamankan Polsek Tigaraksa.
"Ada sekitar 150 botol air mineral ukuran besar, yang berisi miras jenis ciu yang kami amankan dari salah satu kendaraan roda empat. Selain itu juga ditemukan beberapa miras jenis lain," kata Kapolsek.
Tidak hanya miras, polisi juga mengamankan satu orang pria yang kedapatan membawa senjata tajam. Setelah itu , petugas kepolisin langsung mengamankan seluruh barang bukti dan sejumlah orang yang membawanya ke markas Polsek Tigaraksa.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSetelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews