Connect With Us

Pelajar SMK Tigaraksa ditangkap Ngeganja di Kantor Pemkab Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 7 November 2016 | 17:00

Ilustrasi Ganja (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com-Seorang pelajar SMK di Tigaraksa, HG, 17, ditangkap aparat polsek setempat karena kedapatan menghisap ganja di lapangan depan Kantor Catatan Sipil, Pemkab Tangerang, Minggu (6/11/2016).

Kapolsek Tigaraksa, Kompol Agus Hermanto menjelaska, asalnya petugas curiga melihat pelaku tengah duduk sendirian di lapangan. Saat didatangi, gelagat HG terlihat mencurigakan.

"Setelah diperiksa ternyata dia sedang menghisap ganja," ujar Agus, Senin (7/11/2016).

Kemudian HG diamankan dalam kondisi teler karena efek narkoba. Ia pun pasrah digelandang aparat ke kantor polisi. "Kami menyita barang bukti 2 linting ganja sisa pakai dari tangan tersangka," ucapnya.

Petugas pun melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut. Mereka menyambangi kediaman pelaku yang bermukim di Kampung Caringin, Desa Daga, Kecamatan Balajara, Kabupaten Tangerang.

"Hasil pengembangan, kami mengamankan 12 bungkus daun ganja siap edar dari rumah tersangka," kata Agus.

Barang laknat tersebut disembunyikan di atas lemari kamar pelajar SMK ini. HG pun tak hanya pemakai, ternyata ia juga merupakan pengedar.

"12 bungkus ganja itu saya beli Rp. 350.000. Dijual lagi perbungkusnya Rp. 50.000. Jadi kalau terjual semua bisa dapet Rp. 600.000," ungkap pelaku.

Tersangka mengaku mendapatkan ganja tersebut dari seseorang berinisial E. Kini polisi melakukan pemburuan terhadap E yang hingga kini masih buron.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

NASIONAL
Fenomena Working Poor, Ketika Punya Pekerjaan Tidak Mengubah Kemiskinan

Fenomena Working Poor, Ketika Punya Pekerjaan Tidak Mengubah Kemiskinan

Senin, 23 Februari 2026 | 15:10

Fenomena “working poor” makin mengemuka di berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan bahwa memiliki pekerjaan tidak selalu menjamin kesejahteraan hidup.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill