Connect With Us

Transformasi Kawasan Legok Tangerang dengan Sport Center

Advertorial, Denny Bagus Irawan | Selasa, 29 November 2016 | 18:00

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

TANGERANGNews.com-Untuk merubah rupa kawasan Legok yakni di Kecamatan Kelapa Dua dan Curug, Kabupaten Tangerang. 
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mentransformasikan-nya dengan membangun Sport Center dan kini tengah mengubah status Jalan Raya Legok dari pengelolan sebelumnya dilakukan oleh Provinsi Banten.

Gedung sport center menurut Zaki, akan selesai pada Desember 2018 dengan luas arena mencapai 20 hektare. Nantinya juga akan dilengkapi dengan stadion bola yang memuat 30.000 tempat duduk sekaligus juga sebagai home base Persita Tangerang.

“Imej-nya akan berubah, apalagi berdekatan dengan Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD, Summarecon Mall Serpong, AEON BSD dan hotel berbintang. Ini akan melengkapi gedung pertemuan, perniagaan, perkantoran yang sudah ada. Nah, nanti ini menjadi gedung olahraganya,” ujar Zaki.

Lokasinya, kata Bupati, berada di dekat perumahan Dasana Indah. Di dalamnya terdapat gor, main gor, gymnasium, atletic track, lapangan basket, softball, tenis, jogging track, sepatu roda serta tenis indoor.

“Satu kawasan itu dibangun dengan nilai Rp1 triliun dengan anggaran multi years. Kalau ditempat lain kan Rp900 miliar hanya stadion saja, di sini nanti lengkap,” ujar Bupati.

Mendengar kata Legok di Kabupaten Tangerang diakui Bupati memang selama ini terkesan kurang baik. Karena yang terbayang adalah debu, kemacetan, mobil truk dan jalan rusak.

 “Kita akan ubah itu. Setelah Jalan Raya Legok sudah tidak lagi dikelola oleh Provinsi Banten, kita akan hentikan truk masuk ke jalan itu. Saat ini kita sudah minta untuk dikelola oleh kami,” ujarnya.

Menurut Zaki, bangunan sport center itu saat ini tengah dibangun. Awalnya akan digunakan untuk pagelaran Asian Games 2018. Namun, pihaknya menolak karena waktunya sudah mepet. “Karena nantinya standarnya Internasional Kemenpora ingin kami menjadi tuan rumah di sport center itu. Tetapi kami tidak mau karena sudah mepet waktunya,” terangnya.

Selain  itu, kata Zaki, ada kekhawatiran tercampurnya APBN dengan APBD. “Sebab ini kami bangun murni dengan APBD,” ujarnya.
Segalanya, kata pria yang pernah menjabat sebagai anggota DPR itu, akan lengkap di sport center tersebut. Dari mulai pujasera, sampai dengan  lokasi hangout untuk pertemuan serta bisa dijadikan lokasi olahraga untuk rakyat. “Mau aktifitas apa saja ada di situ. Beberapa venue sudah mencapai 50-65 persen,” jelasnya.

Untuk masyarakat sekitar pun, kata Bupati sudah tepat berada di sana. Apalagi, kata dia, ada SMK Tata Boga dan Pariwisata. Hal itu sesuai dengan perkembangan yang akan terjadi di wilayah itu. “Karena aka nada hotel dan wisma atlet juga. Jadi akan ada ragunan kecil lah di sana, jadi stok atlet sudah ada,” terangnya.

Bupati juga sudah mengantisipasi mengenai biaya perawatan untuk gedung tersebut. Nantinya, Pemkab Tangerang akan melakukan lelang kepada pihak swasta. Sebab, jika tidak akan mangkrak dan acak-acakan.

“Investor kita minta bangun hotel dan wisma atlet. Mereka yang mengelola sport center juga. Setelah 20-25 tahun baru dikembalikan kepada kita. Yang terpenting kan pemda dapat retribusi setiap tahun-nya dan tidak ada anggaran APBD yang keluar untuk pemeliharaan. Pengelola juga akan sering buat event pastinya,” terangnya. (ADV)

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill