Connect With Us

Istri Kerja jadi TKW, Suami Gagahi Siswi SMP di Pakuhaji

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 9 Desember 2016 | 20:00

| Dibaca : 12489

Tersangka Garing saat ditunjukan petugas Polsek Pakuhaji. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Seorang pria berinisial, MN alias Garing, 23, tega menyetubuhi tetangganya yang masih duduk di bangku SMP. Hal itu dilakukan Garing karena istrinya menjadi TKW di Arab Saudi.

Kapolsek Pakuhaji AKP Hidayat Iwan Irawan mengatakan, perbuatan bejat Garing dilakukan di rumah korban, PT, di Kampung  Pondok Lor, RT 4/3, Kelurahan Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, pada 24 November 2016, sekitar pukul 20.00 WIB.

"Ketika itu tersangka habis dari toilet. Lalu mengetuk pintu belakang rumah korban. Saat korban membuka pintu, dia kaget melihat pelaku yang langsung berusaha memeluknya. Korban sempat menahan pintu. Namun karena tidak kuat, dia berhasil masuk," katanya, Jumat (9/12/3016).

Pelaku  mengangancam  korban agar tidak teriak. Korban yang ketakutan pun hanya bisa diam dan menangis. Akhirnya pelaku menyetubuhinya di sana.

"Setelah pelaku selesai melampiaskan nafsunya  dan hendak pergi, datang orang tua korban dari pintu depan dan melihat tersangka," katanya.

Pelaku pun langsung kabur arah sawah. Orang tua korban sempat mengejarnya dan meminta tolong warga. Namun tidak berhasil menangkapnya. Peristiwa ini akhirnya dilaporkan ke Polsek Pakuhaji

"Pelaku sendiri berhasil ditangkap pada Kamis (8/12/2016), ditempat persembunyian-nya di sebuah gubuk di Desa Pakualam, Kecamatan Pakuhaji, sekitar pukul 02.30 WIB," kata Hidayat.

Dari hasil pemeriksaan, ternyata pelaku yang sudah memiliki seorang anak itu bukan pertama kali melakukannya. Tetapi sudah lima kali menyetubuhi korban sejak bersekolah di kelas 5 SD hingga kelas 1 SMP. Pelaku mengaku melakukanya karena sudah satu tahun ditinggal istrinya yang bekerja menjadi TKW. 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 ayat 1 Jo Pasal 76D atau Pasal 81 ayat 2 atau Pasal 82 ayat 1 jo Pasal 76E UU No 35/2014 perubahan UU No 23/2002 tentang perlindungan anak. "Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara," tukas Hidayat.

BANTEN
Taruna Merah Putih Anggap Gerakan Kotak Kosong Demokrasi Tak Berwajah

Taruna Merah Putih Anggap Gerakan Kotak Kosong Demokrasi Tak Berwajah

Jumat, 19 Januari 2018 | 13:00

TANGERANGNEWS.com-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Taruna Merah Putih (TMP) Provinsi Banten menyerukan masyarakat untuk menggunakan

BISNIS
Strategi Marketing ala Lazada Tingkatkan Penjualan Brand Partner

Strategi Marketing ala Lazada Tingkatkan Penjualan Brand Partner

Rabu, 17 Januari 2018 | 10:00

TANGERANGNEWS.com-Platformdigital kini menjadi salah satu kanal retail pilihan untuk meningkatkan hasil penjualan. Karena dapat menawarkan

OPINI
Korupsi ''Membunuh'' Manusia

Korupsi ''Membunuh'' Manusia

Jumat, 25 Agustus 2017 | 10:00

Justru yang menakutkan bagi kita adalah, kekhawatiran mewabahnya Madaari di negeri kita. Orang yang marah, punya rencana untuk membalas dendam dengan caranya sendiri. Tentu saja kita tak ingin hal itu terjadi. Akan timbul anarkisme massa yang sulit dibend

"Dalam hidup, tidak ada seorang pun yang mendapatkan tempat seperti apa yang mereka sangka akan dapatkan. Tapi ketika Anda bekerja dengan keras dan bersikap baik, berbagai hal yang mengagumkan akan terjadi."

Conan O'Brein