Connect With Us

7 Perampok Bos Sembako Diringkus Polsek Teluknaga Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 21 Desember 2016 | 16:00

7 Perampok Bos Sembako Diringkus Polsek Teluknaga Tangerang (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Setelah hampir setahun buron, tujuh orang pelaku perampok bos sembako AS, 47, di Jalan Bojong Renged Km 2, Kampung  Sawah, RT 01/01,Desa Rawa Burung, Kecamatan Kosambi, berhasil ditangkap petugas Polsek Teluknaga dan Polres Metro Tangerang. 

Ketujuh pelaku yang berhasil diamankan berinisial PR, 30, MS, 24, NM, 41, RD, 35,RS, 32,OD, 42, dan otak perampokan, IK, 33, yang juga merupakan salah satu karyawan korban.

Dari tangan para pelaku ini, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yakni, dua unit kendaraan motor Honda Supra X dan Yamaha Mio dan satu buah senjata air softgun jenis gotri. 

Waka Polres Metro Tangerang AKBP Erwin Kurniawan mengatakan, peristiwa itu terjadi pada 26 Desember 2015 lalu. Pelaku IK dan komplotanya melakukan aksi perampokan dengan menggunakan dua unit sepeda motor dan kedaraan roda empat. Pelaku mengincar korban AS usai mengambil uang tagihan toko sembako di Desa Rawa Burung. 

"Pada saat korban mengarah ke Neglasari dengan menggunakan kendaraan motor matic.  Dia langsung ditabrak oleh pelaku dengan mobil hingga terpental. Lalu pelaku lainya yang menggunakan kendaraan motor mendekati korban dan memukuli dengan mengunakan benda tupul, hingga korban meninggal dunia,” ujarnya, Rabu (21/12/2016). 

Setelah menghabis nyawa korban, mereka mengambil dus berisi uang sebesar Rp300 juta. Pelaku ini sempat berpura-pura menolong korban.

“Setelah warga berkumpul, pelaku ini langsung meninggalkan lokasi,” jelas Erwin.

Untuk motif perampokan, menurut Erwin, dikarenakan IK merasa sakit hati, lantaran korban pelit. Akhirnya, dia pun merencanakan perampokan bersama kawan-kawannya. "Hasil dari perampokan itu, para pelaku membagikan uang untuk berfoya-foya,"katanya.

Penangkapan para pelaku sendiri berawal ketika penyidik unit Reskrim Polsek Teluknaga melakukan penyelidikan terhadap salah satu jaringan pencurian sepeda motor menggunakan senjata api yang sering beraksi di wilayah Kosambi-Teluknaga.

 

“Setelah pemeriksaan saksi-saksi. Salah satu pelaku, yakni OD berhasil teridentifikasi.  Sebab OD pernah menembakkan senjata ke udara di Kosambi yang belakangan diketahui senjata tersebut jenis air softgun,” katanya.

Akhirnya, penyidik berhasil mengamankan pelaku dan selanjutnya berkembang ke jaringan curanmor dan pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh jaringantersebut di wilayah Desa Bojong Renged, Teluknaga.

“Ternyata mereka sudah berkali-kali melakukan aksinya. Selain merampok AS sebesar Rp300 juta. Pelaku juga melakukan pencurian di Jalan Raya Teluknaga dengan kerugian Rp40 juta. Sedangkan di Sungai Turi, Kecamatan Pakuhaji pelaku meraup Rp70 juta serta tiga unit  sepeda motor di beberapa wilayah,” pungkas Erwin.

 

 

BISNIS
3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik   

3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik  

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:38

Apakah diantara kalian sudah ada yang pernah dengar merk pasar Turbion? Merk ini merupakan suatu brand pasar yang bergerak dibidang industri dan menawarkan aneka pilihan bahan bakar minyak. Turbion menawarkan beberapa produk berkualitas

WISATA
Stan Batik Umi Aiman Ajarkan Membatik Gratis di Festival Cisadane 2026

Stan Batik Umi Aiman Ajarkan Membatik Gratis di Festival Cisadane 2026

Kamis, 23 Juli 2026 | 14:55

Di antara deretan stan UMKM yang meramaikan Festival Cisadane 2026, Batik Umi Aiman dari Kecamatan Larangan menjadi salah satu yang paling banyak didatangi pengunjung.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill