Connect With Us

Bocoran Jahat Sabotase Jadi Viral, Rano : Mari Kembangkan Persaudaraan

Denny Bagus Irawan | Kamis, 29 Desember 2016 | 17:00

| Dibaca : 2809

Rano Karno. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Anisa)

TANGERANGNews.com-Sebuah bocoran rencana jahat berkembang menjadi viral di kalangan netizen di Banten sejak Rabu malam. Dari sebuah grup bernama Tangerang Bersatu terlihat adanya percakapan yang merencanakan penolakan terhadap kunjungan Rano Karno di kawasan Kronjo, Kabupaten Tangerang.

Dalam informasi yang bocor di kalangan netizen di Banten seseorang yang namanya tercantum sebagai Ari Armansyah dari nomor 081283096XXX menulis "Rano mau kunjungan ke kronjo jadi SIAP KAN MOTTO Usir dan Larang Rano karno ke Kronjo.." Dalam screenshots yang menyebar di kalangan netizen itu Ari Armansyah juga sempat menyebut dua nama lurah, Syamsul dan Trisno.

Rencana untuk melakukan sabotase dan penolakan itu kontan memicu reaksi negatif dari kalangan aktivis prodemokrasi dan akademisi. Ray Rangkuti menyebut rencana tersebut sebagai contoh buruk dalam agenda pembangunan demokrasi di Banten.

"Demokrasi itu memberi jaminan kepada semua pihak yang berkontestasi untuk menyuarakan pandangan, sikap, dan pemikirannya. Dengan demikian tak ada alasan, baik politis maupun hukum, yang bisa membenarkan tindakan penghadangan seperti itu. Perilaku buruk masa lalu untuk memusnahkan kemajemukan tidak boleh diteruskan. Adu program itu mulia, sementara adu otot itu adalah perilaku nista."

ok

 

Sementara itu dosen FISIP UI Aditya Perdana menyayangkan itikad tak patut itu dengan menyebutnya sebagai pembusukan terhadap demokrasi. "Perilaku seperti itu tak ubahnya manusia yang hidup di zaman batu. Demokrasi itu mensyaratkan sikap dan perilaku yang waras dalam berdemokrasi."

Aditya juga menyayangkan bila sejumlah politisi yang namanya tercantum dalam grup itu tak berupaya menegur atau menghentikan konspirasi jahat itu. Dalam bocoran yang tersebar di kalangan netizen itu memang tercantum sejumlah nomor milik (diduga) nama politisi senior dan tim sukses paslon nomor 1 seperti Ratu Tatu Chasanah, Media Warman, Bahrul Ulum, dan Jazuli. Sementara Ari Armansyah yang mengeluarkan ajakan untuk menolak Rano tercantum sebagai admin dalam grup tersebut.

Setelah rencana sabotase itu beredar, Rano tetap melanjutkan rencananya mengunjungi kawasan Kronjo. Warga yang hadir menyambut Rano terlihat begitu antusias. Tokoh masyarakat setempat ikut menunjukkan dukungannya pada Rano yang  memang sudah ditunggu kehadirannya oleh warga Kronjo.

Dalan kesempatan itu Rano mengajak masyarakat untuk mengedepankan persaudaraan di antara sesama. Rano meminta kepada segenap masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

"Jangan biarkan kita dipecah belah oleh pihak-pihak yang tak ingin kita hidup dalam damai. Mari jaga pertalian persaudaraan di antara kita. Bukan zamannya lagi kita mengedepankan cara-cara yang tak patut. Inilah saatnya kita membuktikan warga Banten adalah warga yang beradab, santun, dan mampu menjaga tradisi yang diwariskan para sultan sebagai wilayah yang mampu menegakkan iman dan taqwa,” katanya.

TANGSEL
Pria Beristri Setubuhi Siswi SMP di Pamulang

Pria Beristri Setubuhi Siswi SMP di Pamulang

Selasa, 22 Agustus 2017 | 17:30

TANGERANGNEWS.com-Entah apa yang ada di benak Usman, 21 tahun. Pria yang telah beristri ini tega melakukan perbuatan keji memaksa seorang siswi kelas 3 SMP di Pamulang Tangsel berinisal KMR, 13 tahun untuk bersetubuh dengannya.

TOKOH
Pesan Jazuli Juwaini, Jaga Kemerdekaan dengan Membangun Konsensus Kebangsaan

Pesan Jazuli Juwaini, Jaga Kemerdekaan dengan Membangun Konsensus Kebangsaan

Senin, 14 Agustus 2017 | 06:00

TANGERANGNEWS.com- Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empa Pilar Kebangsaan di Kelurahan Larangan Utara Kota Tangerang. Saat di hadapan masyarakat, Jazuli Juwaini mengingatkan seiring dengan momentum Hari Kemerdekaan

BANTEN
Kepala Desa Termuda Provinsi Banten Hadiri Upacara Kemerdekaan di Istana Negara

Kepala Desa Termuda Provinsi Banten Hadiri Upacara Kemerdekaan di Istana Negara

Minggu, 20 Agustus 2017 | 21:00

TANGERANGNEWS.com-Upacara HUT kemerdekaan RI ke-72 tampak berbeda dengan banyaknya tamu undangan mengenakan pakaian adat tradisonal dari seluruh Indonesia. Tidak hanya tamu undangan, Presiden, Wakil Presiden dan para menteri pun mengenakan pakaian adat.

"Tidak adanya tindakan melahirkan keyakinan dan keberanian. Jika Anda ingin menaklukan ketakutan, jangan duduk di rumah dan memikirkannya saja. Pergilah keluar dan sibukkan diri Anda."

Dale Carnegie