Connect With Us

Bocoran Jahat Sabotase Jadi Viral, Rano : Mari Kembangkan Persaudaraan

Denny Bagus Irawan | Kamis, 29 Desember 2016 | 17:00

| Dibaca : 2996

Rano Karno. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Anisa)

TANGERANGNews.com-Sebuah bocoran rencana jahat berkembang menjadi viral di kalangan netizen di Banten sejak Rabu malam. Dari sebuah grup bernama Tangerang Bersatu terlihat adanya percakapan yang merencanakan penolakan terhadap kunjungan Rano Karno di kawasan Kronjo, Kabupaten Tangerang.

Dalam informasi yang bocor di kalangan netizen di Banten seseorang yang namanya tercantum sebagai Ari Armansyah dari nomor 081283096XXX menulis "Rano mau kunjungan ke kronjo jadi SIAP KAN MOTTO Usir dan Larang Rano karno ke Kronjo.." Dalam screenshots yang menyebar di kalangan netizen itu Ari Armansyah juga sempat menyebut dua nama lurah, Syamsul dan Trisno.

Rencana untuk melakukan sabotase dan penolakan itu kontan memicu reaksi negatif dari kalangan aktivis prodemokrasi dan akademisi. Ray Rangkuti menyebut rencana tersebut sebagai contoh buruk dalam agenda pembangunan demokrasi di Banten.

"Demokrasi itu memberi jaminan kepada semua pihak yang berkontestasi untuk menyuarakan pandangan, sikap, dan pemikirannya. Dengan demikian tak ada alasan, baik politis maupun hukum, yang bisa membenarkan tindakan penghadangan seperti itu. Perilaku buruk masa lalu untuk memusnahkan kemajemukan tidak boleh diteruskan. Adu program itu mulia, sementara adu otot itu adalah perilaku nista."

ok

 

Sementara itu dosen FISIP UI Aditya Perdana menyayangkan itikad tak patut itu dengan menyebutnya sebagai pembusukan terhadap demokrasi. "Perilaku seperti itu tak ubahnya manusia yang hidup di zaman batu. Demokrasi itu mensyaratkan sikap dan perilaku yang waras dalam berdemokrasi."

Aditya juga menyayangkan bila sejumlah politisi yang namanya tercantum dalam grup itu tak berupaya menegur atau menghentikan konspirasi jahat itu. Dalam bocoran yang tersebar di kalangan netizen itu memang tercantum sejumlah nomor milik (diduga) nama politisi senior dan tim sukses paslon nomor 1 seperti Ratu Tatu Chasanah, Media Warman, Bahrul Ulum, dan Jazuli. Sementara Ari Armansyah yang mengeluarkan ajakan untuk menolak Rano tercantum sebagai admin dalam grup tersebut.

Setelah rencana sabotase itu beredar, Rano tetap melanjutkan rencananya mengunjungi kawasan Kronjo. Warga yang hadir menyambut Rano terlihat begitu antusias. Tokoh masyarakat setempat ikut menunjukkan dukungannya pada Rano yang  memang sudah ditunggu kehadirannya oleh warga Kronjo.

Dalan kesempatan itu Rano mengajak masyarakat untuk mengedepankan persaudaraan di antara sesama. Rano meminta kepada segenap masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

"Jangan biarkan kita dipecah belah oleh pihak-pihak yang tak ingin kita hidup dalam damai. Mari jaga pertalian persaudaraan di antara kita. Bukan zamannya lagi kita mengedepankan cara-cara yang tak patut. Inilah saatnya kita membuktikan warga Banten adalah warga yang beradab, santun, dan mampu menjaga tradisi yang diwariskan para sultan sebagai wilayah yang mampu menegakkan iman dan taqwa,” katanya.

TEKNO
Samsung Rilis Galaxy A8+ Edisi Spesial Avenger : Infinity War

Samsung Rilis Galaxy A8+ Edisi Spesial Avenger : Infinity War

Jumat, 27 April 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Samsung meluncurkan Samsung Galaxy A8 + Avengers Marvel Studio: Infinity War Special Edition dalam jumlah yang sangat terbatas, yaitu 500 barang koleksi. Smartphone ini hanya akan tersedia saat Avengers Marvel Studio: Infinity War

WISATA
Mengenal Seluk Beluk Kode Rahasia di Museum Sandi Yogyakarta

Mengenal Seluk Beluk Kode Rahasia di Museum Sandi Yogyakarta

Rabu, 21 Maret 2018 | 13:00

TANGERANGNEWS.com-Yogyakarta bukan cuma terkenal dengan budaya Jawa yang kental. Tapi ternyata, di kota ini terselip destinasi unik berupa

NASIONAL
Bapak KB Nasional Sarankan Mahasiswa Terjun ke Desa Tingkatkan Usia Harapan Hidup

Bapak KB Nasional Sarankan Mahasiswa Terjun ke Desa Tingkatkan Usia Harapan Hidup

Senin, 14 Mei 2018 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Bapak Keluarga Nasional (KB) yang juga mantan Menko Kesra di era Presiden Soeharto Prof.Haryono Suyono

"Penderitaan terburuk dalam hidup bukanlah dengan kalah, kehilangan sesuatu maupun kemalangan yang menimpa, melainkan rasa takut akan sesuatu dan kemudian ketakutan itu tak pernah terlepas dari diri Anda."

Anonim