Connect With Us

Pilot Oplosan yang ditangkap di Tangerang Sudah Dicari sejak 2015

RADEN BAGUS IRAWAN | Senin, 2 Januari 2017 | 00:00

| Dibaca : 15634

Pilot Gadungan. (@TangerangNews.com 2017 / Raden Bagus Irawan)



TANGERANGNews.com-Ridho Ruslan seorang pilot oplosan diketahui memiliki nama asli Muhammad Rifani. Hal itu diketahui dari seorang wanita berinisial Mell yang mengaku mengenal betul Ridho dan keluarganya.

“Nama aslinya muhammad rifani asal Banjarmasin. Saya tau betul dgn dia dlu saya jga pernah ditipu
Saya tau keluarganya.  Kalo dia ngaku namanya rido atau siapalah. Itu semua bohong,” tulis Mell dalam sebuah laman.

“Dia memakai nama rido mungkin terinspirasi dr nama kaka saya, krna dlu dia smpat dekat dengan keluarga saya. Nama roeslan adalah nama temannya sewaktu dibanjarmasin. Semunya bohong
Saya kenal banget siapa dia dan keluarganya,” tulisnya lagi.

Baca Juga : Kisah Pilot Gadungan, 50 Pramugari Ditipu & Pernah Kredit Mobil Tapi Bermasalah


Sang pilot gadungan itu rupanya juga sudah dicari sejak Mei 2015 lalu oleh seseorang bernama Muh Rais. “Saya jg menjdi korban penipuan ybs,sy membutuhkan info keberadaan org ini krn sy ditipu 47 jt,” tulis Rais yang mengkomentari sebuah laman pada 15 Mei 2015.

Pilot Gadungan yang mengaku dengan nama Ruslan ini bukan hanya sekedar mengaku pilot, ia pun memanfaatkan profesi gadungannya untuk menipu para korban yang di incarnya, sudah lebih dari 10 orang korban yang berhasil di tipunya daan mereka yang menjadi korbanya sebagian besar para awak kabin (Cabin Crew).

Menurut cerita yang di dapat dari awak kabin yang enggan disebutkan namanya, Pilot Gadungan tersebut bukan hanya menipu para korbanya ia pun dapat leluasa masuk kedalam pesawat dan ikut terbang dengan rute Jakarta – Banjarmasin.

Baca Juga : Sering Bergaya Bak Pilot, Pria Ganteng Ini Suka Menipu & Mencuri di Tangerang

Dengan bermodalkan tampang dan kepercayaan dirinya Pilot Gadungan itu bisa mengelabui system keamanan yang ada di Bandara. Cerita tentang dirinya tidak sampai di situ. Seorang karyawan dari showroom mobil bernama Indri menyatakan, pernah Ridho ingin kredit mobil.

“Awalnya dia bawa mobil sedan lengkap dengan sopir datang ke Shoowroom di Tangerang. Tapi kemudian saat dalam proses, dia menggunakan KTP hanya foto, bukan aslinya. Dia membawa uang agak menyakinkan, hampir semua TDP dipenuhinya,” ujar Indri.

Namun, begitu diproses. Dia tak pernah membayar kekurangan lagi TDP-nya. Dia lalu membatalkan. “Tak lama istrinya datang, mengaku habis dipukuli dia. Mukanya  sang istri bengep-bengep. Sang istri minta agar tidak dipercaya, karena dirinya sendiri sudah dipotorin uangnya hingga habis-habisan,” ujar Indri.

Kecendrungan Ridho terbiasa melancarkan aksinya kepada wanita. Dia mengaku kepada Indri bahwa dia sudah resign dari pekerjaannya sebagai pilot di Garuda Indonesia karena gajinya kecil Rp40 juta.

 “Tetapi omongannya berbeda-beda setiap cerita. Makanya, sebelum dia datang ke showroom lagi, saya browsing nama dia, ternyata dia penipu,” ujarnya. 

TOKOH
Jazuli Juwaini: Permasalahan Bangsa Momentum Kembali Pada Nilai Pancasila

Jazuli Juwaini: Permasalahan Bangsa Momentum Kembali Pada Nilai Pancasila

Jumat, 9 Desember 2016 | 12:00

TANGERANGNews.com- Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menyelenggarakan acara Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika pada hari Senin (28/11) bertempat di TPQ Nurul Quba, jl. Musyawarah Kp. Sawah RT 04/04 Ciputat Kota Tangsel-Banten.

BISNIS
Melihat Produksi Kue Keranjang Nyonya Lau Jelang Imlek

Melihat Produksi Kue Keranjang Nyonya Lau Jelang Imlek

Selasa, 17 Januari 2017 | 16:00

TANGERANGNews.com-Menjelang perayaan tahun baru Imlek ke 2.568, pesanan kue keranjang atau dodol cina di Pabrik Nyonya Lauw di Jalan Lio Baru, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang kebanjiran order.

AYO! TANGERANG CERDAS
Sorak Sorai Siswa SDN 4 Sukasari Tempati Gedung Baru

Sorak Sorai Siswa SDN 4 Sukasari Tempati Gedung Baru

Rabu, 18 Januari 2017 | 13:00

TANGERANGNews.com -Aktivitas belajar ratusan siswa SDN 4 Sukasari, Kota Tangerang, telah resmi dilaksanakan di gedung barunya, terhitung sejak dimulainya periode semester genap tahun ajaran 2017 ini.

NASIONAL
Jangan Jadikan DKI Jakarta Uji Coba Politik Dinasti

Jangan Jadikan DKI Jakarta Uji Coba Politik Dinasti

Senin, 9 Januari 2017 | 08:00

TANGERANGNews.com-Tim Pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Anggawira menilai, dinasti politik memiliki potensi korupsi yang besar. Menurut Angga, modus politik dinasti biasanya dilakukan penguasa dengan menempatkan orang-orang yang masih berhubungan

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim