Connect With Us

Kapolres Tangerang Larang Gelar Dangdut Biduan Vulgar

Sumber Polda Metro Jaya, Sumber Antara | Sabtu, 7 Januari 2017 | 15:00

| Dibaca : 766

Aksi biduan Irma saat menggoyang Panggung Gerindra (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-Kepolisian Resor Kota Tangerang, Banten, melarang warga menggelar pertunjukan dangdut yang menampilkan penyanyi berpakaian vulgar saat hajatan karena khawatir bisa mengundang keributan.

"Kami sudah memberikan instruksi kepada para Kapolsek untuk tidak memberikan izin keramaian," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Tangerang Kombes Pol Asep Edi Suheri. Baca Juga : MUI Tangerang Dukung Kapolres Larang Izinkan Dangdut Seronok

 Asep mengatakan kepolisian sektor harus menghentikan pertunjukan dangdut dengan biduan berpakaian vulgar karena bisa memicu keributan dan kejahatan.

 Ia juga meminta kepala kepolisian sektor turun langsung mengecek pertunjukan-pertunjukan dangdut dan menghentikan pertunjukan yang menampilkan penyanyi berpakaian vulgar.

KOTA TANGERANG
Disemprot Wali Kota, Kontraktor Percepat Pembangunan Jembatan Teuku Umar

Disemprot Wali Kota, Kontraktor Percepat Pembangunan Jembatan Teuku Umar

Jumat, 22 September 2017 | 17:00

Disemprot Wali Kota, Kontraktor Percepat Pembangunan Jembatan Teuku Umar

BANDARA
Skytrain Layani Seluruh Terminal Bandara Desember 2017

Skytrain Layani Seluruh Terminal Bandara Desember 2017

Selasa, 19 September 2017 | 17:00

Skytrain Layani Seluruh Terminal Bandara Desember 2017

OPINI
Korupsi ''Membunuh'' Manusia

Korupsi ''Membunuh'' Manusia

Jumat, 25 Agustus 2017 | 10:00

Justru yang menakutkan bagi kita adalah, kekhawatiran mewabahnya Madaari di negeri kita. Orang yang marah, punya rencana untuk membalas dendam dengan caranya sendiri. Tentu saja kita tak ingin hal itu terjadi. Akan timbul anarkisme massa yang sulit dibend

"Tidak adanya tindakan melahirkan keyakinan dan keberanian. Jika Anda ingin menaklukan ketakutan, jangan duduk di rumah dan memikirkannya saja. Pergilah keluar dan sibukkan diri Anda."

Dale Carnegie