Connect With Us

Satpam Kampus Prasetya Mulya Ditemukan Tewas

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 9 Januari 2017 | 18:00

Ilustrasi Kampus Prasetya Mulya (Istimewa / Raden Bagus Irawan)


TANGERANGNews.com
-Niat ingin mencuci motor di area parkir Kampus Prasetya Mulya BSD, seorang satpam malah mengantarkan nyawa. Korban bernama Aldi Renaldi, 22, ini tewas lantaran tersengat listrik.

Korban yang juga berprofesi sebagai satpam di kampus tersebut awalnya hanya ingin mencuci motornya pada Senin (9/1/2017) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Sebelum masuk ke area parkir bus kampus tersebut, dia sempat izin kepada satpam lain Frangki dan Suwandi.

"Namun, baru setengah jam di area parkiran, saksi mendengar suara keran air terbuka. Korban dipanggil-panggil tidak nyaut, saat ditengok posisi korban sudah tergeletak," tutur Humas Polres Tangerang Selatan AKP Mansuri, hari ini.

Saat ditemukan, korban sudah tergeletak dekat tiang lampu taman, dengan posisi keran air menyala. Kejadian ini oleh kedua saksi langsung dilaporkan ke Danru yang langsung disambungkan ke kordinator keamanan kampus.

Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat, namun sayang sampai sana korban sudah meninggal dunia. Diduga korban tewas tersengat listrik saat akan mencuci motor.

"Diduga seperti itu, jasadnya sudah dibawa keluarga," kata Mansuri.

BISNIS
Pasar Tekstil Cipadu Tangerang Kian Sepi Pembeli, Pedagang Ngos-ngosan Bertahan

Pasar Tekstil Cipadu Tangerang Kian Sepi Pembeli, Pedagang Ngos-ngosan Bertahan

Rabu, 21 Januari 2026 | 09:35

Pasar Cipadu, Kota Tangerang yang dahulu dikenal sebagai sentra kain dan pakaian terbesar di wilayah Tangerang tampak semakin sepi, dengan banyak kios tutup dan arus pengunjung yang jauh berkurang.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

OPINI
Kandang Setan di Kota Akhlak

Kandang Setan di Kota Akhlak

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:52

Tangerang dengan stempel "Akhlakul Karimah"-nya itu ibarat seorang pria yang pakai setelan jas rapi dan wangi parfum surga, tapi diam-diam menyembunyikan luka borok bernanah di balik celananya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill