Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya
Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
TANGERANGNews.com-Niat ingin mencuci motor di area parkir Kampus Prasetya Mulya BSD, seorang satpam malah mengantarkan nyawa. Korban bernama Aldi Renaldi, 22, ini tewas lantaran tersengat listrik.
Korban yang juga berprofesi sebagai satpam di kampus tersebut awalnya hanya ingin mencuci motornya pada Senin (9/1/2017) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Sebelum masuk ke area parkir bus kampus tersebut, dia sempat izin kepada satpam lain Frangki dan Suwandi.
"Namun, baru setengah jam di area parkiran, saksi mendengar suara keran air terbuka. Korban dipanggil-panggil tidak nyaut, saat ditengok posisi korban sudah tergeletak," tutur Humas Polres Tangerang Selatan AKP Mansuri, hari ini.
Saat ditemukan, korban sudah tergeletak dekat tiang lampu taman, dengan posisi keran air menyala. Kejadian ini oleh kedua saksi langsung dilaporkan ke Danru yang langsung disambungkan ke kordinator keamanan kampus.
Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat, namun sayang sampai sana korban sudah meninggal dunia. Diduga korban tewas tersengat listrik saat akan mencuci motor.
"Diduga seperti itu, jasadnya sudah dibawa keluarga," kata Mansuri.
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
TODAY TAGKawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.
Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews