Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang
Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TANGERANGNews.com-Krist Ade Sudiyono , Presiden Director PT Trans Bumi Serbaraja sebagai operator tol Serpong, Tangsel-Balaraja, Tangerang memastikan pada 2018 tahap pertama akan selesai. Seperti diketahui tol tersebut pengerjaannya telah dimulai pada akhir 2016 lalu.
Dia menjelaskan, proyek yang akan meringkas beban Tol Tangerang Merak itu, tahap pertama akan sampai di Legok, Kabupaten Tangerang. "Sebenarnya semester satu di 2018 itu akan selesai tahap 1A. Kemudian lanjut 1B yang lokasinya berada di Legok. Itu sudah bisa beroperasi 2018," ujar Krist, Senin (16/01/2017).
Panjang tahap satu itu menurut dia mencapai 11 Km. Ada pun pengoperasiannya akan dilakukan sesuai dengan ruas yang sudah selesai. "Kota tidak perlu menunggu sampai yang ke Balaraja selesai. Karena konsep tol ini gate to gate. Jadi banyak keluarannya. Sehingga bisa langsung dioperasikan," tuturnya.
Krist menjelaskan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan tanah dari samping AEON sampai ke sisi Cisadane. Pihaknya, melaksanakan itu karena memaksimalkan yang tak mengganggu masyarakat terlebih dahulu. "Saat ini tanah badan jalan sedang kita persiapkan. Tanah sedang kami ratakan agar elevasinya sesuai," katanya.
Sedangkan proses lelang pekerjaan tersebut, menurut dia sudah dalam persiapan. Rencananya pad Februari tahun ini akan mengetahui siapa pemenangnya.
"Tender itu untuk pengerjaan struktur dan jembatan beton," tandasnya.
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews