Connect With Us

Malasnya Warga Kabupaten Tangerang Urus Administrasi Kependudukan

Mohamad Romli | Minggu, 22 Januari 2017 | 17:00

Ilustrasi KTP El (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Tingginya jumlah pemilih di Kabupaten Tangerang yang tidak tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub Banten 2017 salah satunya dikarenakan masih banyak warga di Kabupaten Tangerang yang belum menyadari pentingnya dokumen kependudukan, salah satunya KTP elektronik.

 

Ridwan, Koordinator Relawan Banten dari Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) mengatakan, bahwa berdasarkan temuannya dibeberapa kecamatan yang menjadi wilayah dampingan, yaitu kecamatan Mauk, Sepatan, Sepatan Timur, Teluknaga, Curug, Pakuhaji, Kosambi, Cikupa dan Panongan, malas warganya mengurus KTP elektronik.  Salah satu alasannya,  karena jauhnya jarak kantor kecamatan dengan tempat tinggal warga.

"Alasannya karena jarak kantor kecamatan yang jauh dari tempat tinggal warga," papar Ridwan, Minggu (22/1).

Dikatakan Ridwan, warga juga masih memiliki KTP biasa yang non elektronik yang belum habis masa berlakunya, sehingga mereka merasa tak terlalu mendesak untuk menggantinya dengan KTP elektronik.

Meski pihaknya telah berusaha membantu warga dalam mengurus dokumen kependudukan secara sukarela, namun sebagian warga masih bersikap tidak percaya, Selalu ada kecurigaan dari warga adanya pungutan biaya.

"Masyarakat mengalami semacam trauma adanya pungutan dalam mengurus dokumen kependudukan, meski kami telah menjelaskan tidak ada biaya dalam mengurus dokumen tersebut," tambah Ridwan.

Sejak awal 2016, Ridwan bersama relawan Institut Kewarganegaraan Indonesia lainnya melakukan advokasi dan pendampingan terhadap warga yang belum memiliki dokumen kependudukan.

"Gerakan ini murni pendampingan kepada masyarakat untuk mendapatkan haknya sebagai warga negara untuk mendapatkan dokumen kependudukan," tandas Ridwan

 

Dalam data KPU Banten, 88.599 warga Banten yang memiliki hak pilih tidak terekam dalam daftar pemilih tetap (DPT), hal itu dikarenakan tidak memiliki KTP elektronik, dari jumlah tersebut, Kabupaten Tangerang menempati jumlah tertinggi, yaitu sebanyak 47.352 orang.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48

Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill