Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNews.com-Yuli Zaki Iskandar, Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) melantik 29 Ketua Tim Penggerak PKK kecamatan di Gedung Pendopo Bupati Tangerang. Selasa, (24/1).
Pelantikan tersebut karena terjadinya mutasi dan promosi terhadap camat di 29 kecamatan yang dilakukan Bupati Tangerang beberapa waktu yang lalu.
"Dengan adanya mutasi dan promosi camat beberapa waktu lalu tentunya membuat alih tugas camat pun berubah, dan dengan otomatis TP PKK kecamatan beralih tugas ke istri pejabat yang baru," Kata Yuli.
Istri Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar itu juga mengharapkan PKK mampu mendorong kemampuan kaum wanita dari berbagai aspek, sehingga anggapan yang meragukan kaum wanita secara bertahap dapat dihilangkan.
"Harus diingat bahwa tantangan PKK kedepan adalah bagaimana membentuk citra positif perempuan pembangunan sebagai motivator penggerak masyarakat dan narasumber masyarakat dalam meraih kehidupan yang berkualitas," tambah Yuli.
Selain diikuti oleh anggota PKK, dalam acara tersebut juga turut hadir Wakil Bupati Tangerang, Hermansyah.
Hermansyah mengatakan, tantangan kedepan yang semakin berat agar menjadikan kaum perempuan lebih kuat dan mulai merubah pola pikir agar kelompok perempuan semakin maju, setara dengan laki-laki, namun tanpa meninggalkan kodratnya sebagai perempuan.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.
Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akhirnya padam, setelah petugas pemadam berjibaku memadamkan api selama 10 hari sejak Selasa 30 Juni 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews