Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNews.com-Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar melantik 60 pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) di Kabupaten Tangerang, Kamis (26/1) di pondok pesantren Daar EL-Qolam, Gintung, Jayanti.
"Saya berpesan agar forum ini berjalan dengan baik, dikarenakan Pondok Pesantren yang berada di Kabupaten Tangerang kurang lebih sebanyak 800 pesantren," kata Zaki.
Selain pengukuhan pengurus, kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari tersebut juga salah satu agenda kegiatannya adalah rapat kerja, Zaki berharap agar momen tersebut menjadi momentum untuk evaluasi program FSPP yang telah dilakukan.
"Rapat Kerja FSPP Kabupaten Tangerang ini dapat dijadikan momentum yang tepat untuk melakukan evaluasi dan intropeksi terhadap program kerja yang belum mencapai target maupun yang telah diraih, sehingga pada akhirnya diharapkan dapat menghasilkan pemikiran yang ideal," tambah Zaki.
Syarifudin, ketua panitia kegiatan mengatakan kegiatan ini selain pelantikan dan rapat kerja, juga sebagai ajang silaturahmi antar pondok pesantren di Kabupaten Tangerang.
"Tentunya agar bisa bertukar pikiran yang bertujuan menciptakan para santri dan santriwati yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGMulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews