Connect With Us

KPU Kabupaten Tangerang Kesulitan Koordinasi Pengamanan dengan 2 Polres

Mohamad Romli | Kamis, 2 Februari 2017 | 16:00

Pilkada Serentak (Dira Derby / TangerangNews.com)

TANGERANGNews.com-Proses pemungutan suara pada Pilgub Banten yang akan dilaksanakan pada 15 Februari 2017 tinggal menghitung hari. Namun pihak KPU Kabupaten Tangerang masih kesulitan kordinasi pengamanan dengan Polres Metro Tangerang dan Polres Tangerang Selatan.

"Kami sudah mengirimkan surat permohonan audiensi dengan Polres Metro Tangerang dan Polres Tangsel. Namun sampai saat ini belum ada tanggapan," kata Ali Zaenal Abidin, Komisioner KPU Kabupaten Tangerang, Kamis (2/2/2017).
Ali mengatakan,  saat ini kordinasi yang sudah berjalan baik terkait pengamanan Pilgub Banten 2017 baru sebatas dengan pihak Polres Kota Tangerang. Ali sendiri belum mengetahui secara pasti alasan belum ada tanggapan dari dua Polres lainnya terkait dengan surat permohonan audiensi tersebut.

"Kami belum mengetahui kenapa sampai sekarang Polres Metro Tangerang dan Polres Tangsel belum merespon surat dari kami," tambahnya.
Ali berharap, segera terjalin kordinasi dengan kedua Polres tersebut, mengingat waktu pelaksanaan pemungutan suara pada Pilgub Banten semakin dekat.

Sementara itu, jajaran Polres Kota Tangerang hari ini mulai menggelar rapat koordinasi terkait pengamanan Pilgub Banten 2017.
Kegiatan yang berlangsung di aula Rupatama Mapolres Kota Tangerang tersebut dipimpin oleh Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Asep Edi Suheri. Rapat koordinasi tersebut membahas kesiapan pengamanan Pilgub Banten 2017.

"Dengan adanya Rapat Kordinasi ini diharapkan kita siap dalam pengamanan Pemilihan Gubernur 2017 yang bersandi Operasi Mantap Praja Kalimaya 2016,” Kata Asep Edi.

Wilayah hukum kepolisian di Kabupaten Tangerang resmi terbagi kedalam tiga Polres dan dua Polda setelah dikeluarkannya Keputusan Kapolri Nomor 75 Tahun 2016. Sebelum dibawah naungan Polda Banten, Polres kota Tangerang tergabung dengan Polda Metro Jaya membawahi 17 Polsek.

Namun berdasarkan Keputusan Kapolri tersebut, 17 polsek di wilayah Kabupaten Tangerang dipecah. Sepuluh polsek yang masuk dibawah naungan Polres Kota Tangerang meliputi Polsek Cikupa, Pasar Kemis, Balaraja, Tigaraksa, Mauk, Kronjo, Kresek, Cisoka, Rajeg, Panongan.

Sementara 8 Polsek yang juga berada di wilayah Kabupaten Tangerang yaitu Polsek Kelapa Dua, Cisauk, Pagedangan masuk wilayah hukum Polres Tangerang Selatan. Sedangkan Polsek Pakuhaji, Teluk Naga, Sepatan dan Mauk masuk ke wilayah hukum Polres Metro Tangerang. Polres Metro Tangerang dan Tangerang Selatan tetap tergabung dengan Polda Metro Jaya.

BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:07

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menertibkan sejumlah bangunan liar di sepanjang Saluran Irigasi Sipon, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kamis 15 Oktober 2026.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill