Connect With Us

Antar Istri Periksa Kandungan di Legok, Motor Budi dibawa Maling

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 8 Februari 2017 | 12:00

Ilustrasi Borgol (Sumber Google / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-Budiawan (28) seorang  pria menjadi korban komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) asal Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Peristiwa pencurian itu terjadi depan Klinik Bidan Lasmiyati, kampung Cakung, Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten. 

 

Seorang pelaku berinisial YND (27) diringkus pada Rabu (8/2/2017).  Saat itu, kata dia, sang istri, Anih (27) memeriksakan kandungannya. 

 

"Korban ikut ke dalam klinik menemani istrinya kontrol, dan saat mau pulang, dia lihat motornya sudah tidak ada," ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander Yurikho pada Rabu (8/2/2017).

 

Berdasarkan olah TKP dan keterangan sejumlah saksi di lokasi, polisi memburu tersangka berinisial MHD alias Blek yang berdomisili di Parung Panjang, Bogor. 

 

"YND bersama rekannya, Blek melakukan aksi pencuriannya itu. Kini kami sedang melakukan pengembangan," ucapnya.

 

Pelaku diduga sering melakukan aksi pencurian sepeda motor di wilayah Tangerang. 

Akibat kejadian ini korban menderita kerugian sebesar Rp. 17 juta rupiah. Dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah kunci palsu dengan dua mata kunci dan satu unit sepeda motor milik pelaku. 

 

 

"Pelaku dijerat dengan  pasal 363 KUHP tentang pencurian yang ancamannya penjara maksimal 9 tahun penjara," kata Alexander.

 

SPORT
Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill