Connect With Us

Warga Laporkan Kecurangan Menantu Atut ke Panwaslu Kabupaten Tangerang

Denny Bagus Irawan | Selasa, 28 Februari 2017 | 19:00

| Dibaca : 3771

Ade Rossi istri Andika Hazrumy (tengah). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNews.com-Warga Kabupaten Tangerang melaporkan adanya kecurangan yang dilakukan oleh istri Andika Hazrumy, calon wakil gubernur Banten yakni Ade Rossi ke Panwaslu Kabupaten Tangerang, Selasa (28/2/2017) sekitar pukul 17.00 WIB.


Kecurangan yang dilaporkan terkait dengan kedatangan Ade Rossi yang menggunakan Himpaudi (Perhimpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini) untuk berkampanye di massa tenang saat berada di Pakuhaji, Kabupaten Tangerang pada 10 Februari 2017 lalu. 

"Setahu saya Himpaudi adalah lembaga non partisan yang mendapat hibah rutin pada APBD Banten sejak periode 2011-2015. Secara jelas ini melanggar aturan. Apa yang dilakukan istri dari Andika ini tentu termasuk terstruktur, sistematis dan masif," ujar Usup Supandi, warga Baru Melayu Barat, RT 3/1, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, hari ini.

 

Berdasarkan laporan No.06/LP/BT-04/II/2017 tersebut, Usup menuturkan bahwa sebanyak 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang dikunjungi Ades Rossi dengan menggunakan lembaga Himpaudi. "Periksa semua ketua dan pengurus Himpaudi. Karena mereka jelas meski lembaga non partisan namun berafiliasi di pasangan calon," tuturnya.

Berdasarkan data ICW, kata Usup, Himpaudi pernah mendapat hibah mencapai Rp5,6 miliar. Dimana dana itu digabung, ketiga organisasi. Pertama Himpaudi, kedua BKOW, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

Himpaudi disebut Usup, tersebar 155 se-Banten. Para anggota pengurus merupakan pendidik dan tenaga pendidikan. Secara masif, dia mengatakan, ada lima wilayah . "Tangsel, Kota Serang, Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang. Dengan modus gebyar PAUD se-Banten dengan memanfaatkan momen pilkada," tuturnya.


 Selain itu, kata dia, kasus pembukaan kotak suara yang menyebakan 15 TPS di Teluknaga akhirnya dilakukan pemungutan suara ulang (PSU). Sebab, kata dia, ada keterlibatan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa (Apdesi) Banten , Surta Wijaya.


“Padahal keterlibatannya pada kecurangan di 15 TPS tersebut sudah jelas. Bagaimana pun ini termasuk TSM karena melibatkan perangkat desa. Keterlibatan PPS di Desa Bababkan Asem belum ada tindak lanjutnya,” tuturnya.  Apdesi juga menurut Usup pernah mendapat Hibah sebesar Rp600 juta pada tahun 2011.  Pada 2015, Apdesi mendapat hibah sebesar Rp352.514 miliar. Sedangkan pada 2016 turun, sebanyak 1.238 desa hanya mendapat masing-masing desa Rp20 juta.

TANGSEL
Lomba Burung Airin Cup 2 Kisruh

Lomba Burung Airin Cup 2 Kisruh

Senin, 23 April 2018 | 10:00

TANGERANGNEWS.com-Ajang perlombaan burung berkicau bernama Airin Cup 2 yang berlangsung di lapangan Telkom BSD, Minggu (22/4/2018)

AYO! TANGERANG CERDAS
Buku Ini Beri Harapan Baru Hadapi Kanker

Buku Ini Beri Harapan Baru Hadapi Kanker

Senin, 26 Maret 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Kanker telah menjadi ancaman yang sangat serius. Data dari Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI (Infodatin) menyatakan, secara nasional prevalensi penyakit kanker pada penduduk semua umur di Indonesia

BANTEN
Banten Didorong Menjadi Smart City

Banten Didorong Menjadi Smart City

Rabu, 4 April 2018 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, Provinsi Banten dipandang sudah selayaknya menerapkan

KOTA TANGERANG
Sempat Naik 1,5 Meter, Banjir di Cipadu Mulai Surut

Sempat Naik 1,5 Meter, Banjir di Cipadu Mulai Surut

Senin, 23 April 2018 | 13:00

TANGERANGNEWS.com-Hujan yang mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak Minggu (22/4/2018) kemarin, menyebabkan banjir setinggi 1,5 meter

"Penderitaan terburuk dalam hidup bukanlah dengan kalah, kehilangan sesuatu maupun kemalangan yang menimpa, melainkan rasa takut akan sesuatu dan kemudian ketakutan itu tak pernah terlepas dari diri Anda."

Anonim