Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.COM-Warga di Muara Cisadane, Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang dihebohkan dengan penemuan mayat, Kamis (16/3/2017).
Menurut saksi mata di lokasi penemuan mayat, Guntur , para nelayan hingga saat ini belum berani mendekat karena kondisi mayat yang sudah mengeluarkan bau menyengat.
“Itu mayat berada di samping empang mangrove saya, kondisinya masih menggunakan pakaian lengkap. Seorang pria yang masih berusia muda,” ujar Guntur.
Sebenarnya, kata Guntur, mayat tersebut telah ditemukan sejak Rabu (15/3/2017) kemarin sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, kemarin mayat masih sering tenggelam di dalam air.
“Kemarin masih timbul tenggelam, tetapi saat ini meski sudah menepi tak ada yang berani karena baunya sangat membuat mual,” tutur Guntur.
Kini, kata dia, dirinya telah melaporkan tentang penemuan mayat itu kepada Binamas desa setempat. Namun, aparat Binamas juga belum bisa berbuat banyak, karena masih mencari tahu siapa mayat yang posisinya terlungkup di tepian Muara Cisadane bagian utara itu.
“Binamas sudah sebar kepada masyarakat sekitar siapa yang merasa kehilangan keluarganya. Namun, mayat belum dievakuasi. Mungkin nanti dari Polsek Teluknaga akan mengindentifikasi mayat tersebut,” terang Guntur.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGYesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat realisasi investasi di Kabupaten Tangerang, mencapai Rp40,15 triliun selama periode Januari hingga September 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews