Tim SAR Cek Benda Mirip Kapal Terbalik Dekat Anak Krakatau, Hasilnya Nihil
Kamis, 17 September 2026 | 09:59
Video benda yang tampak seperti kapal terbalik di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) beredar di media sosial.
TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar meminta PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) memberdayakan petani dan peternak Kabupaten Tangerang. Zaki berharap, petani jagung dan peternak diberikan kesempatan oleh PT. CPI yang salah satu pabriknya berada di Balaraja, Kabupaten Tangerang.
“Program penanaman jagung dan palawija sebenarnya sudah dibuat oleh TNI melalui program tentara manunggal masuk desa (TMMD-red). Agar bisa menjadi sektor perekonomian warga, jagung itu harus jadi unit usaha,” kata Zaki saat menjadi pembicara pada talkshow Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), Senin (27/3/17).
Zaki menginginkan, hasil tani jagung tidak hanya dibagi-bagikan ke warga. Namun lebih dari itu, harus dijadikan sumber pendapatan warga. Untuk itu dia berencana mengkombinasikan konsep pertanian Pemkab Tangerang dengan program PT. CPI. Zaki menambahkan, saat ini dirinya sedang menyiapkan agar bisa memiliki akses ke PT. CPI.
Lanjut Zaki, Charoen Pokphand juga diminta untuk memberdayakan peternak yang ada di Kabupaten Tangerang. Sebagai perusahaan, kata Zaki, PT. CPI memiliki kewajiban sosial untuk meningkatkan kapasitas ekonomi warga Kabupaten Tangerang.
Zaki berharap juga, program Pemkab Tangerang dengan PT. CPI adalah program kemitraan yang bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) warga Kabupaten Tangerang.
"Musrenbang kali ini pun lebih banyak penyisiran program peningkatan perekonomian masyarakat dan peningkatan SDM. Untuk itulah peran serta pelaku usaha sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Video benda yang tampak seperti kapal terbalik di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) beredar di media sosial.
TODAY TAGAntusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang memperkuat langkah deteksi dini pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban melalui inspeksi mendadak (sidak) gabungan, serta tes urine bagi warga binaan pada Rabu 16 September 2026, malam.
Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews