Connect With Us

Hindari Jalan Berlubang di Cikupa, Arif Tewas Terseret Kontainer 10 Meter

Mohamad Romli | Sabtu, 1 April 2017 | 09:00

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Gatot Subroto, atau Jalan Raya Serang Km 11,5, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang terjadi pada Jumat (30/3/2017) malam sekitar pukul 23.20 WIB. (@tangerangnews 2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Gatot Subroto, atau Jalan Raya Serang Km 11,5, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang terjadi pada  Jumat  (30/3/2017) malam sekitar pukul 23.20 WIB. Kecelakaan persis terjadi di depan PT Indofood, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.  


Arif Maulana seorang pengendara motor Honda Beat dengan nomor polisi B 3321 BOT,  yang  berusaha menghindari jalan berlubang, tersambar kontainer dari arah belakang.

Alhasil, pengendara asal Kampung Bojong, RT 09/01, Desa Babakan Jaya, Kota Serang tersebut terseret kontainer dengan nomor polisi B 9315 UEH yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi itu.

"Motor menghindari jalan berlubang, mungkin enggak melihat ada kontainer dibelakangnya.  Motor sempat oleng kemudian korban tertabrak kontener" kata Suhendar, warga dilokasi kecelakaan tersebut kepada TangerangNews.com, Sabtu (1/4/2017).

Korban

"Korban juga sempat terseret kontainer  sejauh sepuluh meter. Korban tewas di tempat, " tambahnya. Kasat Lantas Polresta Tangerang, Kompol Eko Bagus Riyadi saat dihubungi TangerangNews.com mengatakan,  korban datang dari arah Bitung menuju Cikupa. Diduga korban mendahului dari sebelah kiri truk Hino trailer itu.

"Korban bermaksud menghindari jalan berlubang. Namun saat itu dia sedang berusaha mendahului kontainer,   kemudian oleng dan membentur bodi kiri truk trailer hingga pengendaranya jatuh dan terbentur ban depan kiri truk trailer," katanya. Kompol Eko mengatakan, jasad korban saat ini berada di RSUD  Kabupaten Tangerang dilengkapi dengan barang bukti serta data korban .

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

TEKNO
Perhatikan 5 Faktor Penting Fundamental Sebelum Memilih Aset Crypto

Perhatikan 5 Faktor Penting Fundamental Sebelum Memilih Aset Crypto

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:15

Banyak investor tertarik membeli aset crypto hanya karena melihat harga yang sedang naik. Padahal, keputusan investasi yang baik berdasarkan analisis fundamental.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

KAB. TANGERANG
Kebakaran TPA Jatiwaringin Akhirnya Padam, Status Darurat Bencana Belum Dicabut

Kebakaran TPA Jatiwaringin Akhirnya Padam, Status Darurat Bencana Belum Dicabut

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:27

Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akhirnya padam, setelah petugas pemadam berjibaku memadamkan api selama 10 hari sejak Selasa 30 Juni 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill