Connect With Us

Hujan Deras, Cikupa Banjir Hampir Seatap Rumah

Mohamad Romli | Selasa, 4 April 2017 | 19:00

Terjadi banjir di Kampung Pasir Kalong dan Kampung Kosambi akibat Hujan deras yang mengguyur di wilayah Kabupaten Tangerang, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (04/4/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang menyebabkan banjir di Kampung Pasir Kalong dan Kampung Kosambi, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (04/4/2017).

"Banjir terjadi sekitar pukul 15.00 saat terjadi hujan deras. Ada sekitar 200 kepala keluarga yang terkena dampak," kata Agus Suryana, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Selasa (04/4/2017).

Agus mengatakan,  ketinggian air di lokasi banjir dari sepinggang orang dewasa hingga ada yang sampai hampir menyentuh atap rumah.
Agus mengaku, BPBD Kabupaten Tangerang sudah menerjunkan dua regu pasukan ke lokasi banjir tersebut.

"Kami sudah menerjunkan dua regu pasukan, tenda sudah didirikan untuk menampung korban banjir," terangnya

Dijelaskan Agus, kampung yang terkena musibah banjir tersebut adalah wilayah langganan banjir, karena berada didataran rendah tempat pertemuan arus air saat hujan terjadi.

"Penyebab banjir karena curah hujan tinggi dan lokasi banjir saat ini sudah menjadi daerah cekungan yang merupakan tempat pertemuan aliran air. Sementara disekelilingnya sudah dibangun dan diurug oleh pengusaha," terang Agus

Ditambahkan Agus, pembuangan air dilokasi tersebut hanya mengandalkan gorong-gotong milik pengelola tol Tangerang-Merak PT Marga Mandala Sakti yang melintasi dibawah jalan tol menuju ke irigasi milik perumahan Telaga Bestari.

"Diameter (gorong-gorong) pun tidak sesuai lagi dengan volume air hujan yang ada," ungkapnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa atas bencana tersebut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill